-
Bupati Karawang Aep Syaepuloh memimpin operasi penertiban dan pembongkaran 171 bangunan liar di Interchange Karawang Barat guna memoles wajah kota.
-
Penertiban bangunan liar ini merupakan strategi besar Pemkab Karawang untuk meningkatkan estetika kota, daya saing daerah, dan sejalan dengan visi Gubernur Jabar.
-
Langkah penertiban dilakukan secara terukur dan melibatkan 247 personel gabungan. Bangunan tanpa izin dinilai mengganggu fungsi publik dan keselamatan.
SuaraJabar.id - Kesan pertama sebuah kota seringkali dinilai dari pintu gerbang utamanya. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang mengambil langkah tegas untuk memoles wajah daerahnya agar lebih ramah, tertib, dan estetik. Pada Rabu (26/11/2025), pemandangan berbeda terlihat di kawasan Interchange Karawang Barat.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, turun langsung ke lapangan memimpin operasi besar-besaran penertiban dan pembongkaran ratusan bangunan liar (bangli) yang selama ini menjamur di sepanjang akses vital menuju Gerbang Tol Karawang Barat.
Langkah ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan strategi besar untuk meningkatkan daya saing daerah di mata investor dan wisatawan.
"Penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan strategis yang selama ini dipenuhi bangunan tidak berizin," kata Bupati Aep di sela-sela kegiatan.
Bagi generasi milenial dan Gen Z yang mendambakan tata kota yang rapi dan instagramable, keberadaan bangunan liar di jalur protokol tentu menjadi pemandangan yang mengganggu (eyesore). Berdasarkan pendataan tim teknis, terdapat total 171 bangunan liar yang menjadi sasaran pembongkaran hari itu.
Bupati Aep menegaskan bahwa keberadaan bangunan-bangunan tanpa izin ini dinilai telah mengganggu estetika tata kota, menghambat fungsi ruang publik, hingga menimbulkan potensi bahaya keselamatan bagi pengguna jalan yang melintas cepat dari dan menuju jalan tol.
Penertiban ini diproyeksikan sebagai bagian dari grand design penataan ruang jangka panjang. Titik-titik vital seperti interchange tol adalah etalase utama yang harus steril dari kekumuhan. Dengan kawasan yang bersih, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan rasa aman pun meningkat.
Langkah agresif Pemkab Karawang ini ternyata sejalan dengan visi besar tingkat provinsi. Bupati Aep menyebutkan bahwa aksi ini merupakan implementasi dari keinginan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Gubernur menginginkan adanya pembenahan menyeluruh di wilayah perlintasan utama yang menghubungkan daerah-daerah sentral industri.
"Pemerintah daerah harus memastikan kawasan strategis seperti akses gerbang tol itu harus tampil rapi dan tertata," ujar Aep.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Alvaro Sempat Ikut Antar Nenek Korban Cari Orang Pintar hingga ke Karawang
Instruksi ini tidak hanya berlaku untuk Karawang, melainkan juga mencakup wilayah tetangga seperti Bekasi, Purwakarta, hingga Subang. Konektivitas antar-daerah ini harus didukung dengan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tapi juga sedap dipandang mata.
Proses eksekusi di lapangan dilakukan secara terukur dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Pemkab Karawang memastikan tidak ada tindakan sewenang-wenang. Sebelumnya, Satpol PP telah melayangkan surat peringatan kepada para pemilik bangunan untuk membongkar lapak mereka secara mandiri.
"Untuk bangunan liar yang belum ditertibkan, kita langsung tertibkan," tegasnya.
Untuk memastikan kelancaran proses pembongkaran, ratusan personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk mengamankan lokasi.
"Ada 247 personel yang diturunkan dalam kegiatan penertiban dan pembongkaran bangunan liar ini," kata bupati merinci kekuatan tim di lapangan. [Antara].
Berita Terkait
-
Pelaku Pembunuhan Alvaro Sempat Ikut Antar Nenek Korban Cari Orang Pintar hingga ke Karawang
-
5 Fakta Mencekam Pesawat Jatuh di Karawang: Mesin Mati di Ketinggian 5.500 Kaki, Pilot Lakukan Ini
-
Kesaksian Pilot Eko Saat Mesin Pesawat Mati di Langit Karawang: Tiba-tiba Loss Power
-
Aksi Heroik di Langit Karawang, Kapten Eko Agus Selamatkan 4 Kru Saat Pesawat 'Nyungsep' di Sawah
-
Terhempas di Sawah Karawang, Kesaksian Warga Lihat Pesawat PK-WMP Berputar-putar Sebelum Jatuh
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September