-
Wagub Jabar Erwan Setiawan mendesak polisi segera menangkap pelaku penghinaan suku Sunda di medsos karena tindakan SARA ini berpotensi memecah belah bangsa.
-
Erwan mengecam keras penghinaan SARA tersebut, namun mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dan tidak menggeneralisasi kesalahan oknum.
-
Wagub menekankan pentingnya menjaga harmoni dan persatuan bangsa dengan menumbuhkan sikap saling menghormati antarsuku di NKRI.
SuaraJabar.id - Jagat maya kembali dihebohkan oleh ulah tidak terpuji seorang pemuda yang nekat membuat konten bermuatan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).
Video yang berisi ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Suku Sunda tersebut viral di berbagai platform media sosial, memancing amarah netizen, khususnya warga Jawa Barat.
Merespons kegaduhan ini, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, tidak tinggal diam. Dengan nada tegas, Erwan meminta aparat kepolisian untuk bergerak cepat dan tidak membiarkan pelaku lolos.
Kasus ini dinilai bukan sekadar kenakalan remaja biasa, melainkan ancaman serius bagi persatuan bangsa.
Erwan menegaskan bahwa tindakan penghinaan terhadap etnis tertentu di ruang publik digital tidak bisa dianggap sepele. Ia khawatir jika dibiarkan, hal ini akan menjadi bola liar yang memecah belah kerukunan masyarakat yang sudah terjalin baik.
"Saya berharap kepolisian segera menangkap orang tersebut karena ini sudah SARA dan bisa memecah belah bangsa," kata Erwan, Kamis (11/12/2024).
Sebagai putra daerah dan orang Sunda asli, Erwan secara pribadi mengaku sangat tersinggung dan marah mendengar ucapan pelaku dalam video tersebut.
Kecaman keras ini mewakili perasaan jutaan warga Sunda yang merasa harga dirinya diusik oleh konten tidak bertanggung jawab demi viral semata.
Di tengah kemarahannya, Erwan tetap menunjukkan kedewasaan berpolitik dan bernegara. Ia mengingatkan masyarakat, terutama netizen yang sedang panas, agar tetap bijak dan kepala dingin. Erwan meminta agar kemarahan publik tidak melebar menjadi kebencian antarsuku.
Baca Juga: Lupakan Jokes Planet Lain: 5 Hidden Gem Wisata Alam dan Kuliner Kota Bekasi untuk Libur Akhir Tahun
"Namun jangan dendam kepada sukunya, karena tidak semua sama. Kita fokus pada oknum tersebut," ujar dia.
Erwan menegaskan bahwa menjaga harmoni dan persatuan adalah tanggung jawab kolektif. Di era keterbukaan informasi, sikap saling menghormati harus ditumbuhkan, bukan malah dikikis oleh konten-konten toksik.
"Kita harus saling menghormati sebagai sesama warga NKRI. Jangan sampai ada lagi yang menghina suku apa pun—Sunda, Jawa, Batak, dan lainnya," ujar Erwan. [Antara].
Berita Terkait
-
Lupakan Jokes Planet Lain: 5 Hidden Gem Wisata Alam dan Kuliner Kota Bekasi untuk Libur Akhir Tahun
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Bekasi Memanas, Kejati Jabar Isyaratkan Daftar Nama Baru Siap Menanti?
-
4 Spot Wisata Hits di Kabupaten Bekasi Buat Liburan Akhir Tahun Anti Mainstream
-
Dedi Mulyadi Rombak Lahan Miring Jabar Tanami Durian hingga Jengkol Demi Cegah Longsor
-
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Otista Bandung, Ada Luka Tusuk
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain