- Pembunuhan ZAAQ (14) di Bandung Barat dihubungkan dengan jejak digital pelaku YA (16) di media sosial.
- Bukti digital mengindikasikan motif utama pembunuhan adalah cinta kompleks dan sakit hati mendalam.
- Tersangka YA berangkat dengan niat membunuh, sementara polisi mendalami motif sakit hati pemutusan pertemanan.
Jejak digital ini memberikan gambaran yang lebih kompleks dari sekadar "pemutusan hubungan pertemanan".
Unggahan-unggahan tersebut secara kuat mengindikasikan adanya perasaan cinta atau obsesi yang tak terbalas dari YA terhadap ZAAQ. Rasa sakit hati karena ZAAQ mungkin telah menemukan kebahagiaan lain, atau menolak perasaannya, diduga menjadi pemicu utama dendam yang berujung pada tindakan keji.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Polres Cimahi Ajun Komisaris Besar Polisi Niko N. Adi Putra sebelumnya menyatakan bahwa tersangka YA (16) mengaku dendam karena korban memutus hubungan pertemanan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku sakit hati karena korban memutus hubungan pertemanan mereka," kata Niko.
Namun, dengan adanya bukti digital ini, pihak kepolisian diharapkan dapat mendalami lebih jauh apakah pemutusan hubungan pertemanan tersebut sebenarnya adalah penolakan cinta, atau ZAAQ telah menjalin hubungan dengan orang lain yang membuat YA cemburu.
Niko juga menambahkan bahwa YA berangkat ke Bandung dengan niat membunuh, diantar oleh AP (17).
"Dari pengakuannya, memang sudah ada niat melakukan pembunuhan," ujarnya. Niat ini, jika dikaitkan dengan jejak digital, semakin memperkuat dugaan bahwa emosi yang memuncak akibat masalah cinta menjadi faktor dominan dalam perencanaan pembunuhan ini.
Hubungan YA dan ZAAQ yang digambarkan "seperti kakak dan adik" oleh keluarga korban, serta komunikasi yang tetap berjalan meski ZAAQ pindah ke Bandung, bisa jadi merupakan celah bagi YA untuk terus memupuk perasaannya.
Namun, ketika perasaan itu tidak terbalas atau ZAAQ memilih jalan lain, YA mungkin merasa dikhianati dan sakit hati, yang berujung pada tragedi ini.
Baca Juga: Tragedi di Gang Sempit Cimahi: Dua Pekerja Tertimbun Longsor, Evakuasi Penuh Perjuangan
Polres Cimahi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua tersangka serta sejumlah saksi guna melengkapi berkas perkara.
Dengan munculnya bukti digital ini, penyidikan diharapkan dapat mengungkap secara lebih lengkap motif dan rangkaian peristiwa, termasuk peran masalah cinta terlarang dalam kasus pembunuhan tragis ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gunakan Teknik Stripping, Pemuda Sukabumi Sukses Cetak 3.000 Anakan 'Ikan Dewa' yang Langka
-
Persib Bandung Menggila, Gakuto Notsuda dan Ragnar Oratmangoen Resmi Gabung
-
BRI Tingkatkan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko untuk Cegah Fraud
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati