- Remaja bernama Ayub (14) ditemukan meninggal di Sungai Citanduy pada Selasa (17/3/2026) setelah tiga hari pencarian.
- Penyebab tragedi ini bermula saat Ayub mengejar sandal terbawa arus deras Sungai Citanduy Minggu siang.
- Jasad Ayub ditemukan tim SAR gabungan di perairan Cikawung-Bakung, Kecamatan Lakbok, Ciamis, usai operasi intensif.
SuaraJabar.id - Selama tiga hari, Sungai Citanduy menyimpan sebuah rahasia pilu. Di bawah riak arusnya yang tampak tenang namun menghanyutkan, tim SAR gabungan berpacu dengan waktu, menyisir setiap sudut sungai demi mencari jejak seorang remaja bernama Ayub (14).
Selasa (17/3/2026) pagi, penantian panjang dan doa keluarga itu akhirnya terjawab, meski dengan kenyataan yang menyesakkan dada.
Tepat pukul 10.05 WIB, di wilayah perairan Cikawung-Bakung, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, tubuh Ayub ditemukan mengambang.
Lokasi penemuan ini terpaut cukup jauh dari titik awal ia dilaporkan hilang di Dusun Karangpucung Kulon, Desa Jajawar, Kota Banjar.
Ayub ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengakhiri operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan belasan instansi.
"Memasuki hari ketiga, tim gabungan berhasil mengevakuasi korban di wilayah Lakbok, Ciamis. Korban langsung dibawa menggunakan ambulans PMI ke RSUD Kota Banjar," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, dengan nada bicara yang berat.
Tragedi ini bermula dari hal yang sangat sederhana: sepasang sandal yang hanyut. Pada Minggu siang yang terik, Ayub dan rekannya, Ervan (12), sedang bermain di pinggir sungai. Saat melihat sandal mereka terbawa arus, insting kanak-kanak mereka muncul untuk mengejarnya.
Nahas, derasnya arus Citanduy tak memberi ruang untuk tawar-menawar. Kedua remaja itu seketika terseret dan hilang ditelan air sebelum rekan-rekan mereka sempat memberi pertolongan.
Ervan ditemukan lebih dulu pada hari kejadian, namun Ayub seolah "disembunyikan" oleh sungai selama tiga hari lamanya.
Baca Juga: THR dari Gedung Sate: Libur Lebaran, Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Diskon 10 Persen
Keberhasilan penemuan jasad Ayub bukanlah perkara mudah. Sejak fajar menyingsing di hari ketiga, empat unit perahu LCR dikerahkan untuk membelah sungai. Radius penyisiran diperluas, menyentuh area Dobo, melintasi Jembatan Pelangi, hingga menembus wilayah Cikoronjo.
Kekuatan penuh dikerahkan. Mulai dari Basarnas Tasikmalaya, TNI, Polri, PMI, Tagana, hingga para relawan dari Ciamis bersatu padu menyisir setiap jengkal bantaran sungai yang dikenal memiliki arus bawah yang kuat tersebut.
Kini, operasi SAR resmi ditutup seiring dengan ditemukannya korban terakhir. Namun, duka yang tertinggal menjadi pengingat keras bagi semua pihak.
“Kami mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar bantaran Sungai Citanduy. Jangan biarkan mereka bermain tanpa pengawasan, terutama saat kondisi arus sedang tidak menentu,” pesan Ruhimat sebagai penutup.
Artikel ini telah tayang di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Operasi SAR Berakhir, Remaja yang Hanyut di Sungai Citanduy Ditemukan Meninggal di Lakbok"
Berita Terkait
-
THR dari Gedung Sate: Libur Lebaran, Bayar Pajak Kendaraan di Jabar Diskon 10 Persen
-
Nenek Mengintip, Kedok Guru Ngaji di Garut Terbongkar: Nyaris Tewas Diamuk Massa yang Murka
-
Catat Jadwalnya! Truk Sumbu Tiga Diharamkan Melintasi Jalur Pangandaran Selama Arus Mudik 2026
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Proyek Halte BRT "Berantakan", Dishub Jabar Langsung Turun Tangan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat