- Pemprov Jawa Barat memberikan diskon PKB 10% bagi kendaraan roda dua dan empat selama Lebaran 2026.
- Gubernur Dedi Mulyadi mengumumkan insentif ini agar masyarakat nyaman membayar pajak saat libur.
- Pembayaran pajak dapat diakses secara daring melalui aplikasi Sambara atau Signal, tanpa perlu ke kantor.
SuaraJabar.id - Momen Hari Raya Idul Fitri seringkali identik dengan pengeluaran yang membengkak. Namun, bagi warga Jawa Barat, Lebaran tahun 2026 ini membawa angin segar yang bisa sedikit melegakan dompet. Sebuah "kado" spesial disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagi para pemilik kendaraan bermotor.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi mengumumkan pemberian insentif berupa diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 10 persen.
Kabar gembira ini berlaku bagi seluruh pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat selama masa libur Lebaran 2026.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Selain memberikan keringanan ekonomi di tengah euforia hari raya, program ini dirancang agar masyarakat tetap bisa menunaikan kewajiban pajaknya dengan nyaman tanpa terbentur jadwal libur operasional kantor fisik.
“Bagi para pembayar pajak kendaraan bermotor, selama libur Lebaran ini kami tetap membuka layanan dengan pemberian diskon sebesar 10 persen, baik untuk roda empat maupun roda dua,” ungkap Dedi Mulyadi, Rabu (18/3/2026).
Kini, jarak bukan lagi penghalang. Bagi Anda yang sedang asyik bercengkerama di kampung halaman atau sedang dalam perjalanan mudik, transaksi pembayaran bisa dilakukan dalam satu genggaman.
Layanan ini sepenuhnya terintegrasi secara daring (online), sehingga wajib pajak tak perlu beranjak dari kursi ruang tamu.
Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi ini menjelaskan, masyarakat cukup mengakses kanal e-Samsat melalui aplikasi Sambara di platform Sapawarga, atau menggunakan aplikasi Signal (Samsat Digital Nasional).
Sambil berseloroh, Dedi juga menyelipkan pesan bijak mengenai pengelolaan keuangan keluarga saat hari raya. Ia mengingatkan warga agar tidak "gelap mata" dalam membelanjakan uang Lebaran.
Baca Juga: Nenek Mengintip, Kedok Guru Ngaji di Garut Terbongkar: Nyaris Tewas Diamuk Massa yang Murka
“Ayo, daripada uangnya habis dipakai keperluan Lebaran saja, lebih baik digunakan untuk bayar pajak. Diskonnya lumayan 10 persen, sangat terasa untuk menghemat pengeluaran,” tuturnya.
Di penghujung pengumumannya, sang Gubernur tak lupa menitipkan pesan menyentuh bagi jutaan warganya yang tengah melakukan perjalanan mudik. Baginya, pajak memang penting, namun keselamatan nyawa adalah yang utama.
Ia mengimbau para pengendara untuk mengenali kapasitas fisik masing-masing. Jika rasa kantuk mulai menyerang atau konsentrasi menurun, beristirahat adalah pilihan mutlak.
“Bagi yang mudik, saya ucapkan selamat berkumpul bersama keluarga. Hati-hati di jalan. Lebih baik menepi daripada memaksakan diri apabila mengantuk dan kelelahan. Biar lambat, yang penting selamat,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Gubernur Dedi Mulyadi Beri Diskon Pajak Kendaraan Bermotor 10 Persen"
Tag
Berita Terkait
-
Nenek Mengintip, Kedok Guru Ngaji di Garut Terbongkar: Nyaris Tewas Diamuk Massa yang Murka
-
Sukabumi Bersiap Hadapi Arus Kendaraan: One Way Nasional Berlaku, Titik Rawan Dijaga Ketat
-
Catat Jadwalnya! Truk Sumbu Tiga Diharamkan Melintasi Jalur Pangandaran Selama Arus Mudik 2026
-
"Todong" Dedi Mulyadi, Ayep Zaki Kejar Dana Rp 16,5 Miliar Demi Beton Jalan Merbabu Sukabumi
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026