- Polres Garut menerapkan sistem satu arah sebanyak 29 kali pada Minggu (22/3/2026) untuk mengurai kepadatan jalur mudik Bandung-Garut.
- Pemberlakuan sistem satu arah itu dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto untuk kelancaran Lebaran 2026.
- Rekayasa lalu lintas situasional tersebut meliputi jalur nasional Limbangan-Malangbong dan jalur provinsi Kadungora-Leles-Tarogong.
SuaraJabar.id - Kepadatan arus lalu lintas di jalur mudik Bandung-Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi fokus utama penanganan kepolisian pada Minggu (22/3/2026).
Polres Garut mengintensifkan penerapan sistem satu arah (one way) untuk mengurai kepadatan arus kendaraan, memastikan tidak terjadi antrean panjang yang menghambat perjalanan pemudik Lebaran 2026.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto secara langsung memimpin pemberlakuan sistem satu arah di jalur mudik tersebut. Ini menunjukkan keseriusan dan komitmen penuh jajaran Polres Garut dalam mengelola lalu lintas di periode krusial ini.
AKBP Yugi Bayu Hendarto menyatakan bahwa jajarannya berupaya maksimal mengatur arus lalu lintas agar berjalan optimal, khususnya di jalur utama yang vital sebagai perlintasan pemudik.
Jalur Bandung-Garut merupakan salah satu rute padat, menghubungkan ibu kota provinsi dengan berbagai daerah di selatan Jawa Barat.
"Pengaturan lalu lintas dilakukan secara maksimal dan situasional untuk mengurai kepadatan kendaraan, sehingga arus mudik dapat berjalan dengan lancar dan aman," katanya.
Polres Garut bersama personel gabungan sudah siap di lapangan untuk melaksanakan Operasi Ketupat Lodaya 2026 agar jalur mudik tetap lancar, tertib, dan aman.
Salah satunya, kata dia, rekayasa lalu lintas satu arah yang diberlakukan secara situasional sejak pagi hingga malam hari dengan skala prioritas kendaraan dari arah barat atau Bandung menuju timur atau Tasikmalaya maupun Garut.
Ia menyebutkan sistem satu arah sudah dilakukan 29 kali, yakni 16 kali di jalur nasional Limbangan-Malangbong dan 13 kali di jalur provinsi Kadungora-Leles-Tarogong dengan durasi mulai dari 15 hingga 45 menit.
Baca Juga: Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
"Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan volume kendaraan yang melintas di wilayah Garut," katanya.
Ia menambahkan jajarannya sudah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pemudik yang melintas di wilayah Garut dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.
Ia mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga keselamatan berkendara, serta beristirahat di pos pelayanan apabila mengalami kelelahan selama perjalanan.
"Kami akan terus melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas secara situasional, termasuk penerapan 'one way' apabila terjadi peningkatan volume kendaraan," katanya.
Berita Terkait
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran
-
Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan
-
Jalur Selatan Garut Tak Lagi Macet, Limbangan-Malangbong Kini Lancar Jaya
-
Daftar Lengkap Titik Pelaksanaan Shalat Id Muhammadiyah di Kota Bandung 1 Syawal 1447 H
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara
-
Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap
-
BRI Private Hadirkan Premium Medical Check Up, Dukung Nasabah Jaga Kesehatan
-
Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut Bak Apartemen
-
Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi