- Kawasan wisata Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali) di Kabupaten Bandung alami lonjakan pengunjung signifikan Minggu ini.
- Dinas Perhubungan mencatat total 104.600 kendaraan melintas di dua jalur utama menuju kawasan wisata tersebut.
- Dishub Kabupaten Bandung terus memantau dan mengerahkan petugas memastikan kelancaran lalu lintas di jalur wisata.
SuaraJabar.id - Kawasan wisata populer Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kembali dipadati pengunjung.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mencatat lonjakan signifikan dalam volume kendaraan yang melintas di area tersebut pada Minggu, dengan total mencapai lebih dari seratus ribu unit.
Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, menyampaikan bahwa pergerakan kendaraan terpantau sangat tinggi di kedua jalur menuju kawasan wisata tersebut.
"Secara total, kendaraan yang melintas di kawasan Pacira hari ini sekitar 104.600 unit yang didominasi wisatawan yang hendak berlibur,” katanya.
Ia menyebutkan volume tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas di dua jalur utama menuju kawasan wisata, yakni Ciwidey dan Pangalengan.
"Untuk hari ini, kendaraan yang melintas di jalur Ciwidey sekitar 57.622 unit untuk kedua arah, sedangkan untuk jalur Pangalengan tercatat sebanyak 47.600 kendaraan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa tingginya pergerakan kendaraan tersebut menunjukkan masyarakat memanfaatkan momentum libur untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di kawasan Pacira.
Berdasarkan data rekapitulasi, secara kumulatif volume kendaraan di jalur Ciwidey pada 2026 tercatat sebanyak 393.701 kendaraan, meningkat tipis dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 389.117 kendaraan.
Sementara itu, di jalur Pangalengan tercatat sebanyak 370.005 kendaraan, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 480.492 kendaraan.
Baca Juga: Warga Karawang Catat! Ini 5 Lokasi Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Besok, Jumat 20 Maret 2026
Pada kesempatan tersebut, Dishub Kabupaten Bandung juga menyebut pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah titik jalur wisata guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar.
Selain itu, petugas juga disiagakan di lapangan untuk membantu pengaturan kendaraan di titik-titik yang mengalami peningkatan volume.
Masyarakat diimbau untuk tetap tertib berlalu lintas serta mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran dan keselamatan bersama selama perjalanan menuju kawasan wisata. Antara].
Berita Terkait
-
Warga Karawang Catat! Ini 5 Lokasi Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Besok, Jumat 20 Maret 2026
-
Daftar Lengkap Titik Pelaksanaan Shalat Id Muhammadiyah di Kota Bandung 1 Syawal 1447 H
-
Tangis Istri Penambang Emas Bogor: Suami Ditahan Polda Jabar, Dua Anak Putus Sekolah Jelang Lebaran
-
Hindari Macet Jalan Utama! Polisi Siapkan Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi Untuk Pemudik
-
Beda Hari, Kekecewaan Muhammadiyah Sukabumi Usai Izin Salat Id di Lapang Merdeka Tak Dikabulkan
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Motif Pembunuhan Wanita di Kos Cigugur Tengah, Pelaku Sakit Hati Diusir
-
Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak
-
Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri
-
Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan
-
Melebarnya Garis Penyidikan KPK di ATR/BPN, Dari Summarecon ke Kota Baru Parahyangan