Wakos Reza Gautama
Selasa, 24 Maret 2026 | 17:18 WIB
Polwan mengevakuasi bayi yang terjebak kemacetan di Tol Parungkuda. [sukabumiupdate]
Baca 10 detik
  • Seorang ayah bernama Muhammad Saipul Fajri terpaksa berjalan kaki menggendong bayinya di tengah kemacetan Tol Parungkuda, Selasa (24/3/2026).
  • Personel Polwan Satlantas Polres Sukabumi mengevakuasi ayah dan bayi tersebut menuju Posko Terpadu karena kondisi bayi kepanasan.
  • Evakuasi ini merupakan implementasi SOP kemanusiaan untuk melindungi kelompok rentan selama skema rekayasa satu arah diberlakukan.

Aipda Devi, salah satu srikandi (Polwan) Polres Sukabumi yang turun langsung mengeksekusi evakuasi tersebut, menjelaskan bahwa tindakan "cegat paksa" ini bukanlah inisiatif sembarangan. Langkah simpatik ini merupakan implementasi dari Standard Operating Procedure (SOP) kemanusiaan yang diinstruksikan langsung oleh pucuk pimpinan.

“Tadi kan posisi jalanan sedang dikuras (one way). Perintah tegas dari Pak Kasat Lantas, kalau ada pengemudi atau penumpang yang membawa kelompok rentan, terutama bayi, balita, atau lansia, yang terlihat menderita, langsung diimbau dan dievakuasi ke posko pendingin ini dulu,” jelas Aipda Devi.

Durasi one way yang diterapkan guna mengurai kepadatan ekstrem (bottle-neck) arus balik ini memang memakan waktu yang cukup lama, menyentuh durasi kurang lebih satu jam.

Bagi orang dewasa, satu jam di bawah terik mungkin hanya soal kebosanan. Namun bagi bayi berusia 11 bulan, dehidrasi dan heatstroke (sengatan panas) adalah ancaman nyata yang mematikan.

“Cuaca di luar sana kan panas terik, kasihan kalau bayi dibiarkan di jalan. Tadi bayinya Bapak (Fajri) ini kelihatan banget keringatan parah, kebetulan habis bangun tidur juga. Kami takut terjadi apa-apa karena nunggu jalanan dibuka lagi lumayan lama, makanya prioritas utama kami selamatkan anak dulu,” papar Aipda Devi.

Beruntung, setelah mendapatkan asupan cairan dan beristirahat di ruangan yang layak, kondisi bayi 11 bulan tersebut dipastikan stabil dan ceria kembali.

“Alhamdulillah anaknya gapapa, anteng ga nangis, pokoknya aman terkendali,” pungkasnya.

Artikel ini telah ditayangkan di sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Terjebak Panas Saat One Way Arus Balik, Bayi 11 Bulan Dievakuasi ke Posko GT Parungkuda"

Baca Juga: Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean

Load More