Ilustrasi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Wali Kota Bandung M Farhan menargetkan perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo selesai dalam waktu satu bulan ke depan. [ANTARA/Rubby Jovan]
Baca 10 detik
- Kematian dua bayi Harimau Benggala akibat Panleukopenia memicu ultimatum 30 hari perbaikan tata kelola Bandung Zoo.
- Pemkot Bandung bersinergi dengan Pemprov Jabar dan Kementerian untuk memperbaiki manajemen dan standar konservasi kebun binatang.
- Mandat utama konservasi meliputi reproduksi, pelepasanliaran satwa, dan prioritas pelestarian fauna endemik Jawa Barat.
“Dengan skema baru ini, Insya Allah dalam sebulan ke depan kita semua sudah bisa menentukan nasib Bandung Zoo bersama-sama secara fair dan terbuka,” janjinya memberikan garansi waktu.
Di akhir penegasannya, Farhan memastikan bahwa pemerintah tidak akan main tunjuk.
“Pemerintah secara resmi akan menyeleksi dan menunjuk lembaga konservasi berbadan hukum yang kredibel, yang benar-benar layak dan kapabel untuk menjadi mitra strategis kami dalam skema kerja sama pemanfaatan aset Bandung Zoo ini,” pungkas sang Wali Kota.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Wali Kota Farhan Targetkan Pembenahan Tata Kelola Kebun Binatang Bandung Satu Bulan"
Tag
Berita Terkait
-
Niat Bakar Sampah Bikin Jantungan! Musala di Banjarsari Ciamis Nyaris Ludes Terbakar
-
Mobil Tak Kuat Nanjak di Jalur Maut Gentong? Tenang, Pasukan "Ganjal Ban" Polres Tasik Siap Dorong
-
Hemat BBM Ala Prabowo: PNS Tasik Siap Ngantor Cuma 4 Hari Seminggu, Pelayanan Gimana?
-
Duka di Kebun Binatang Bandung: Huru dan Hara, Dua Bayi Harimau Mati Diterkam Virus Ganas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba