Wakos Reza Gautama
Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:32 WIB
Ilustrasi Seorang WNA (warga negara asing) asal Singapura yang jasadnya ditemukan dicor dan dibuang di aliran Sungai Citanduy, Bendung Menganti, Cilacap, Jawa Tengah, belakangan dikaitkan dengan dugaan lokasi kejadian pembunuhan tersebut di wilayah Kabupaten Sukabumi. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Jasad WNA asal Singapura ditemukan tewas dicor semen di Bendung Menganti, Cilacap, menjadi sorotan nasional.
  • Rumah kontrakan di Perumahan BMI 5, Cicurug, Sukabumi, diduga kuat menjadi lokasi eksekusi keji korban.
  • Penyewa rumah di Sukabumi tersebut mulai menempati properti sekitar Februari 2026, namun identitasnya tertutup bagi warga.

Misteri ini kembali memanas baru-baru ini. Meski rumah tersebut kini sudah dihuni oleh penyewa baru yang baru tinggal tiga hari, polisi dikabarkan kembali menyisir lokasi untuk mencari barang bukti tambahan yang mungkin tertinggal di sudut-sudut bangunan.

Hingga saat ini, warga BMI 5 hanya bisa menerka-nerka melalui kabar burung yang beredar dari mulut ke mulut. Ketidakpastian menyelimuti lingkungan mereka.

Apakah benar pembunuhan sadis itu terjadi tepat di samping rumah mereka? Ataukah kontrakan itu hanya persinggahan sementara dalam skenario kriminal yang lebih besar?

"Di sini mah tahunya cuma orang yang ngontrak itu terkait kejadian. Tapi eksekusinya di mana, masih simpang siur," pungkas Rian menutup pembicaraan.

Kini, bola panas ada di tangan pihak kepolisian. Publik menanti keterangan resmi untuk mengungkap bagaimana sebuah rumah di pinggiran Sukabumi bisa terseret dalam pusaran kasus pembunuhan lintas negara yang menggegerkan ini.

Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Jasadnya Dicor, Dugaan TKP WN Singapura Dibunuh di Sukabumi: Warga Sebut Penghuni Tertutup"

Load More