- Dua wisatawan asal Cipanas, Cianjur, diserang perampok bersenjata tajam di tenda Pantai Cibuaya pada Sabtu dini hari (28/3/2026).
- Korban, Idrus, terluka parah setelah melawan pelaku yang mengincar harta benda dan motor mereka.
- Pelaku melarikan diri saat wisatawan lain datang meminjam korek api, sehingga korban dapat diselamatkan.
SuaraJabar.id - Deburan ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, awalnya terdengar seperti simfoni yang menenangkan bagi Idrus (26) dan adiknya, Rizki alias Iki (16).
Kakak beradik asal Cipanas, Cianjur ini sengaja datang jauh-jauh untuk mencari ketenangan, mendirikan tenda biru di spot Batununggul pada Jumat sore (27/3/2026).
Namun, ketenangan itu seketika pecah menjadi horor yang tak terbayangkan. Sabtu dini hari (28/3/2026), sekitar pukul 04.00 WIB, saat dunia masih terlelap dalam kegelapan, maut datang mengetuk pintu tenda mereka.
Sesosok pria misterius bertubuh kurus, dengan wajah tertutup masker medis hijau dan jaket parasut hitam, menyelinap masuk ke dalam tenda.
Targetnya jelas, barang berharga dan sepeda motor yang bahkan sengaja disimpan korban di dalam tenda demi keamanan.
Melihat ada penyusup, Idrus tak tinggal diam. Ia mencoba melindungi adiknya dan mempertahankan harta benda mereka.
Namun, pelaku ternyata telah membekali diri dengan senjata tajam. Sebilah golok berkilat di kegelapan, menebas ruang sempit di dalam tenda.
"Saya mencoba melawan, tapi dia langsung menyerang pakai golok," ujar Idrus dengan suara bergetar.
Akibat duel maut tersebut, Idrus mengalami luka sabetan di jidat, hidung, tangan kiri, hingga punggung. Darah membasahi tenda biru itu. Tubuh Idrus akhirnya menyerah setelah menerima luka yang kemudian mengharuskannya mendapat 11 jahitan.
Baca Juga: Kado Pahit Usai Lebaran: Karanghawu Dikepung 50 Kantong Sampah, Potret Miris Wisatawan di Sukabumi
Setelah korban tak berdaya, pelaku menunjukkan sisi sadisnya. Bak adegan dalam film horor, Idrus dan adiknya diikat secara brutal.
Tangan dan kaki mereka dililit tali tambang putih dan tali karet. Bahkan, ikat pinggang milik korban pun digunakan pelaku untuk membelenggu pergelangan kaki mereka.
Dalam kondisi terkapar dan terikat, mereka hanya bisa pasrah melihat dua unit ponsel pintar (Oppo Reno dan Nubia) serta uang tunai mereka berpindah tangan.
Pelaku sempat terdiam lama di sekitar tenda yang sudah robek, diduga masih bernafsu membawa kabur sepeda motor korban yang kuncinya sulit ditemukan atau karena kondisi motor yang terjepit.
Di tengah keputusasaan itu, sebuah keajaiban muncul dari sosok yang tak terduga. Seorang wisatawan lain tiba-tiba mendekat ke arah tenda biru yang sudah porak-poranda tersebut. Maksudnya sederhana, hanya ingin meminjam korek api.
Kehadiran orang asing tersebut rupanya menciutkan nyali sang begal. Takut aksinya terbongkar, pelaku langsung melesat lari, hilang ditelan bayang-bayang semak belukar dan kebun kelapa di pesisir pantai.
Berita Terkait
-
Kado Pahit Usai Lebaran: Karanghawu Dikepung 50 Kantong Sampah, Potret Miris Wisatawan di Sukabumi
-
Misteri di Balik Tembok BMI 5: Menelusuri Tempat Eksekusi WNA Singapura yang Jasadnya Dicor
-
Menantang Maut di Aliran Cikaso: Ketika Jalan Rusak Memaksa Warga Cilampahan Nyebrang dengan Perahu
-
Drama Subuh di Tanjakan Habibi: Jalur Wisata Sawarna Lumpuh Total Akibat Pohon Tumbang
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Sumbu Pendek di Jalur Sukamantri: Viral Pemuda Ciamis Hancurkan Kaca Mobil Pemudik
-
Kisah Pilu Kakak Beradik Disekap dan Disabet Golok Saat Camping di Pantai Cibuaya
-
Kado Pahit Usai Lebaran: Karanghawu Dikepung 50 Kantong Sampah, Potret Miris Wisatawan di Sukabumi
-
Sengkarut Sayang Heulang: Antara 'Getok Harga', Sumpah Serapah, dan Citra Buram Wisata Garut
-
Asa di Balik Kartu Kuning: Gelombang Pencari Kerja Banjar Serbu MPP, Taiwan Jadi Destinasi Impian