- Truk yang dikemudikan Aris terjun ke Sungai Citanduy, Kota Banjar, pada Rabu dini hari akibat dugaan kelelahan pengemudi.
- Tim gabungan melakukan pencarian intensif menggunakan perahu karet di sepanjang sungai namun hingga siang belum membuahkan hasil.
- Petugas akan memperluas cakupan wilayah penyisiran hingga Jembatan Pelangi jika korban belum ditemukan sampai sore hari ini.
SuaraJabar.id - Di bawah langit mendung yang menyelimuti Kota Banjar, Rabu (1/4/2026), aliran Sungai Citanduy tampak lebih garang dari biasanya.
Di permukaan air yang bergolak, dua perahu karet berwarna oranye cerah membelah arus, membawa misi kemanusiaan yang mendesak yaitu menemukan Aris.
Aris adalah sopir truk colt diesel yang mengalami nasib nahas pada subuh berdarah pukul 03.30 WIB. Truk yang dikendarainya hilang kendali, menghantam sisi rumah warga, lalu meluncur bebas jatuh ke jurang sedalam 13 meter sebelum akhirnya tenggelam di dasar Sungai Citanduy yang berbatu.
Sejak pukul 05.30 WIB pagi, tim gabungan dari BPBD Kota Banjar, PMI, hingga relawan Vertical Rescue Indonesia sudah bersiaga di bibir sungai. Mereka berpacu dengan waktu dan derasnya arus sungai yang mematikan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana, mengungkapkan bahwa hingga siang hari, pencarian yang difokuskan dari lokasi kejadian hingga Jembatan Dobo masih belum membuahkan hasil.
“Sampai saat ini, tim sudah turun sejak setengah enam pagi, namun tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan,” ujar Yudi dengan nada serius di sela-sela pemantauan arus.
Dukungan pun terus mengalir. Satu unit perahu karet tambahan didatangkan dari BPBD Kabupaten Ciamis untuk menyisir area yang lebih luas.
Tim dibagi menjadi beberapa kelompok, menyebar dari wilayah Parungsari, Cikadu, hingga melakukan pemantauan ketat di sekitar Jembatan Dobo.
Tragedi ini menjadi pengingat betapa mematikannya microsleep, kantuk sekejap yang menyerang pengemudi. KBO Satlantas Polres Banjar, Ipda Agus Harianja, menyebutkan bahwa Aris diduga kuat kehilangan kesadaran sesaat sebelum truknya meluncur ke sungai.
Baca Juga: Dulu Memohon, Kini Mengabaikan: Kekecewaan Warga Banjaranyar Menanti Gedung KUA dari Kemenag
Nasib kontras dialami oleh Susandi, sang kernet. Ia berhasil selamat dari maut dan kini tengah berjuang pulih dari trauma di rumah sakit. Namun bagi Aris, keberadaannya masih menjadi misteri di bawah permukaan air Citanduy yang keruh.
Kondisi dasar sungai yang berbatu dan kedalaman mencapai 13 meter menjadi tantangan berat bagi tim penyelamat.
Jika hingga sore ini Aris belum juga ditemukan, BPBD berencana memperluas jangkauan pencarian hingga ke Jembatan Pelangi pada keesokan harinya.
“Rencana besok jika belum ditemukan, area pencarian akan diperluas mulai dari bawah Jembatan Dobo hingga ke Jembatan Pelangi,” pungkas Yudi.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Sopir Diduga Tenggelam Usai Truk Terjun ke Sungai Citanduy, BPBD Kota Banjar Lakukan Pencarian"
Berita Terkait
-
Dulu Memohon, Kini Mengabaikan: Kekecewaan Warga Banjaranyar Menanti Gedung KUA dari Kemenag
-
Jangan Diam: Instruksi Berani Disdikpora Pangandaran Agar Sekolah Viralkan Menu MBG Tak Layak
-
Teror Sanca di Cikoneng: Nenek di Ciamis Gemetar Temukan Sanca 3 Meter Sedang Mangsa Ayam
-
Tragedi Subuh di Sungai Citanduy: Detik-detik Truk Terjun Bebas 13 Meter, Sopir Hilang Ditelan Arus
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
PSEL Bogor: Solusi Energi Bersih vs Kekhawatiran Warga Kayumanis
-
BRI Peduli Siapkan PMI Cirebon Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Usai Berkiprah di Luar Negeri
-
Dedi Mulyadi: Buron Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Jam 4 Pagi Pakai Helm dan Masker
-
Jawab Misterius Soal Mariano Peralta, Bos Persib: Rahasia, Saya No Comment
-
BRI Apresiasi Kebijakan Dana SAL, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Sektor Riil