- KPK menggeledah kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, di Kota Bandung pada Rabu, 1 April.
- Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan sebagai upaya penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara.
- Tindakan KPK bertujuan mencari bukti relevan terkait aliran dana serta potensi keterlibatan pihak lain dalam kasus rasuah.
SuaraJabar.id - Suasana di Jalan Jati Indah V Nomor 4, Kota Bandung, tempat kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono (ONS), terlihat sepi pada Rabu (1/4), menyusul beredarnya kabar penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kegiatan KPK ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK), menambah daftar pejabat daerah yang terseret pusaran hukum.
Dari pantauan wartawan di lokasi, hanya terdapat satu unit kendaraan roda empat, Toyota Hardtop, dan satu unit sepeda motor yang terparkir di dalam rumah Ono Surono.
Di luar, sejumlah awak media tampak berjaga-jaga, berupaya mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penggeledahan yang berlangsung.
Keberadaan tim penyidik KPK di kediaman pejabat legislatif ini dikonfirmasi oleh Ketua RT 10 RW 11 Kelurahan Gumuruh, Agus.
Ia membenarkan bahwa rumah tersebut adalah milik Ono Surono dan menyebut jika dirinya turut mendampingi proses penggeledahan tersebut.
"Betul rumah Ono," kata Agus, singkat.
Namun, ia enggan berkomentar lebih lanjut terkait detail penggeledahan.
"Segitu aja informasinya. Selebihnya saya no comment," katanya.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada para jurnalis di Jakarta, telah mengonfirmasi aktivitas ini.
"Hari ini, Rabu (1/4), penyidik melakukan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat," ujar Budi Prasetyo.
Penggeledahan ini mengindikasikan adanya dugaan keterkaitan atau pencarian bukti-bukti yang relevan antara Ono Surono dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.
Ini menjadi langkah KPK dalam menelusuri aliran dana dan potensi keterlibatan pihak-pihak lain dalam praktik rasuah. [Antara].
Tag
Berita Terkait
-
KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
-
Peluru di Teheran, Luka di Cibuntu: Saat Perang Global Menjerat Napas Industri Plastik Bandung
-
Oase di Balik Pagar Bandung Zoo: Saat Masalah Kesejahteraan Satwa dan Pegawai Ada Titik Terang
-
Gema Perang Amerika-Iran Sampai ke Cibuntu: Harga Tahu Resmi Naik, Perajin Ancam Mogok Massal
-
Amukan Angin Kencang Robohkan Reklame Raksasa di Simpang Buahbatu, 4 Kendaraan Jadi Korban
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Daftar Lengkap 5 Kapolda Baru yang Resmi Dilantik Kapolri Hari Ini
-
Isu Nama Jawa Barat Diganti Jadi 'Tatar Sunda' Viral, Pemprov Beri Penjelasan