- Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, menyatakan penyelesaian masalah Kebun Binatang Bandung telah mencapai 90 persen.
- Para pegawai kini resmi menjadi tenaga kerja Pemkot Bandung dan akan menerima gaji rutin mulai 25 April 2026.
- Pakan satwa terjamin melalui CSR Bank BJB Peduli, sementara proses pencarian pengelola baru sedang dibuka.
SuaraJabar.id - Setelah sekian lama dibayangi awan mendung ketidakpastian, secercah cahaya akhirnya menyinari ikon wisata legendaris Kota Kembang, Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).
Kabar gembira ini datang langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang memastikan bahwa kemelut panjang di sana kini sudah menemui titik terang.
Tak main-main, Dedi menyebut tingkat penyelesaian masalah sudah menyentuh angka 90 persen. Namun, ada yang berbeda dalam pendekatan kali ini.
Pemerintah tak lagi ingin terjebak dalam pusaran konflik kepemilikan lahan yang melelahkan. Fokus utamanya kini bergeser ke hal yang lebih fundamental yakni nyawa satwa dan nasib para pekerja yang selama ini menggantungkan hidup di sana.
“Masalahnya sudah 90 persen selesai. Fokus kita bukan lagi soal pengelolaan lahan. Gaji pegawai sudah masuk dan Pemerintah Kota Bandung di bawah Pak Wali Kota M. Farhan kini menanggungnya,” tegas Dedi, Selasa (31/3/2026).
Langkah radikal diambil untuk menyelamatkan nasib para pekerja. Para pegawai Kebun Binatang Bandung kini bisa bernapas lega karena mereka resmi terdaftar sebagai tenaga kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Artinya, per tanggal 25 April 2026 mendatang, mereka akan mulai menerima gaji rutin secara stabil.
Lalu, bagaimana dengan tunggakan gaji dua bulan ke belakang saat operasional sempat lumpuh? Dedi Mulyadi memastikan pemerintah tidak akan tutup mata.
“Gaji yang ke belakang akan ditangani Pemprov Jawa Barat. Hari Jumat ini, pembayaran tunggakan tersebut sudah mulai mengucur kepada mereka,” tambahnya.
Tak hanya staf umum, tambahan penghasilan juga disiapkan bagi para dokter hewan dan paramedis, garda terdepan yang menjaga kesehatan satwa namun sempat ikut merana tanpa upah.
Baca Juga: Gagal Kendali di Kecepatan Tinggi: Drama Kecelakaan Truk Air Mineral di Jalur Cimaragas
Kabar baik juga menyentuh kandang-kandang satwa. Urusan pakan dan nutrisi yang sempat menjadi kekhawatiran publik kini mendapat jaminan melalui program CSR Bank BJB Peduli.
Dengan dukungan ini, ribuan koleksi satwa di Bandung Zoo dipastikan mendapatkan asupan terbaik tanpa terganggu konflik internal.
Lantas, siapa yang akan menakhodai Bandung Zoo ke depannya? Saat ini, proses lelang atau tender tengah dibuka secara kompetitif.
Wali Kota M. Farhan dan jajarannya sedang mencari pengelola profesional yang bukan sekadar bermodal besar, tapi juga memiliki kompetensi nyata.
“Siapa pun yang berminat harus memiliki sertifikat pengelolaan kebun binatang. Kita ingin pengelola ke depannya jauh lebih baik dari sebelumnya,” tegas Dedi.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Masalah Kebun Binatang Bandung Selesai 90 Persen, Dedi Mulyadi Pastikan Gaji Pegawai dan Pakan Terjamin"
Berita Terkait
-
Gagal Kendali di Kecepatan Tinggi: Drama Kecelakaan Truk Air Mineral di Jalur Cimaragas
-
Menuju Wisata Pangandaran Kelas Dunia: Saat Hello dan Welcome Menjadi Kunci Masa Depan
-
Gema Perang Amerika-Iran Sampai ke Cibuntu: Harga Tahu Resmi Naik, Perajin Ancam Mogok Massal
-
Antara Hidup dan Mati di Kedalaman 10 Meter: Cerita Penyelamatan Nana dari Dasar Sumur Tua
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tega Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Tiri di Cirebon Laporkan Ayah Sambung ke Polisi
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku