- Polres Cimahi menangkap pelaku berinisial AS atas kasus pembunuhan tetangganya, CR, di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.
- Kejadian pada 2 Mei 2026 dipicu dendam masalah bisnis ternak domba serta ketersinggungan pelaku terhadap ucapan korban.
- Pelaku menganiaya korban hingga tewas dan kini terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun akibat tindakan pidana tersebut.
"Setelah dilepas, korban masih berteriak, sehingga mulutnya ditutup kembali dan dipukul di bagian bibir sebanyak dua kali," ujarnya.
Tak sampai disitu pelaku kemudian memukul mata kanan dan kiri masing-masing satu kali, serta rusuk kanan dan kiri masing-masing satu kali.
Melihat korban masih hidup, pelaku yang dalam kondisi kalap masuk ke dapur mencari sesuatu dan menemukan kayu bekas dudukan kursi lama dan mengambilnya.
Kayu tersebut, kemudian digunakan pelaku untuk menusuk bagian rusuk korban sebanyak tiga kali.
"Pelaku kembali ke ruang tamu dan menggunakan ujung kayu yang tidak rata tersebut untuk menusuk bagian rusuk korban sebanyak tiga kali,” tutur Niko.
Setelah itu, korban diseret ke dalam kamar oleh pelaku dan ditaruh di atas tempat tidur dalam kondisi terlentang.
"Pelaku langsung memukulkan ini (kayu) ke arah tangan, sehingga itu yang mengakibatkan tangan korban patah tulangnya. Kemudian pelaku membabi buta memukul bagian sembarangan, muka dan sebagainya dengan menggunakan barang ini," jelasnya.
Pelaku tidak langsung kabur dan memastikan dulu korban sampai tidak bernapas. Setelah tidak bernapas, barulah menutup wajah korban dengan bantal dan AS meninggal lokasi kejadian.
"Pelaku tidak pergi ke mana-mana. Dia mencoba memiliki alibi di situ dengan membaur dan bahkan pelaku sempat memberikan keterangan terhadap kepada kepolisian," ungkapnya.
Baca Juga: Jalur Wisata Berbasis Sungai di Gunung Gede Pangrango Ditutup Mulai 3 Mei, Ini Alasannya
Berdasarkan hasil analisis Inafis dan rangkaian penyelidikan Satreskrim Polres Cimahi, polisi akhirnya memastikan AS sebagai pelaku tunggal kasus ini.
Tersangka dikenakan dua pasal, yaitu Pasal 458 kemudian juga Pasal 466 ayat 3, terkait tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Tersangka terancaman pidana penjara paling lama 15 tahun," tegas Niko.
Kontributor : Rahman
Tag
Berita Terkait
-
Jalur Wisata Berbasis Sungai di Gunung Gede Pangrango Ditutup Mulai 3 Mei, Ini Alasannya
-
Proyek Raksasa 1.040 MW Dihentikan Sementara, Simak Dampak Longsor di PLTA Upper Cisokan
-
Polda Jabar Tangkap Pelaku Perusakan Fasilitas Umum Saat May Day di Bandung
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Divonis 2,5 Tahun Penjara di PN Bandung
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan