- Wakil Bupati Bogor Jaro Ade memperingatkan risiko penghentian aktivitas tambang terhadap proyek strategis nasional dan pembangunan infrastruktur publik lokal.
- Penghentian tambang dapat memicu lonjakan harga material konstruksi, sehingga berpotensi menyebabkan kerugian bagi kontraktor dan menghambat penyelesaian berbagai proyek.
- Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran Rp100 miliar untuk membangun jalur khusus tambang sebagai solusi jangka panjang mengatasi dampak pertambangan.
“Aspirasi yang pro dan kontra semuanya benar. Yang pro mungkin kehidupannya terdampak langsung kegiatan tambang, sementara yang menolak terdampak debu dan aktivitas angkutan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut dia, saat ini tengah mempercepat pembangunan jalur khusus tambang sebagai solusi jangka panjang mengatasi persoalan lalu lintas dan dampak sosial.
Ia menyebut anggaran sekitar Rp100 miliar telah disiapkan untuk mendukung percepatan pembangunan jalan tambang tersebut.
“Pak Bupati sudah menyiapkan anggaran Rp100 miliar. Kami juga sedang berupaya kolaborasi dengan para pengusaha untuk hibah lahan agar bisa menekan anggaran APBD,” kata Jaro Ade.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga disebut telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk pembangunan jalan provinsi di kawasan Parung Panjang dan sekitarnya.
Jaro Ade meminta masyarakat bersabar menunggu proses penataan tambang dan pembangunan infrastruktur pendukung yang tengah disiapkan pemerintah.
“Pak Gubernur dan Pak Bupati tentu punya konsep terbaik jangka pendek, menengah dan panjang untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.[Antara].
Berita Terkait
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
-
Bupati Bogor: Aktivitas Tambang Berizin Boleh Berjalan, yang Ilegal Tetap Ditutup
-
Rudy Susmanto Buka Suara: Tak Ada Niat Lawan Gubernur Jabar Soal Penutupan Tambang
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan
-
Tambang Ditutup 7 Bulan, Bupati Bogor Minta Dedi Mulyadi Beri Kepastian Warga
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
6 Fitur Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 Series yang Paling Berguna untuk Aktivitas Harian
-
Terorganisir! Polisi Ungkap Peran 13 Perusuh May Day Bandung: Ada Perencana Hingga Peracik Molotov
-
Dedi Mulyadi Targetkan Jalur Puncak II Bisa Digunakan Masyarakat Tahun 2027
-
Kabar Buruk Persib Bandung, Layvin Kurzawa Cedera Hamstring Usai Duel Lawan Persija