- Pemkab Bogor mematangkan rencana pembangunan jalan khusus tambang melalui pembebasan lahan bertahap sesuai kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah.
- Proyek saat ini memasuki tahap administratif krusial berupa pengurusan Penetapan Lokasi di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
- Bupati Bogor memerintahkan percepatan kelengkapan dokumen administrasi agar proses penilaian lahan dan pengadaan tanah dapat segera dilaksanakan.
SuaraJabar.id - Pemkab Bogor terus mematangkan rencana pembangunan jalan khusus tambang di wilayah barat. Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, memberikan kepastian bahwa proses pembebasan lahan untuk proyek strategis tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Langkah ini diambil agar pembangunan tetap berjalan berkelanjutan tanpa harus membebani postur fiskal daerah secara berlebihan dalam satu tahun anggaran.
Pria yang akrab disapa Jaro Ade ini menjelaskan bahwa saat ini proyek tersebut masih dalam koridor tahapan administrasi yang sangat krusial.
Salah satu fokus utamanya adalah penyelesaian Penetapan Lokasi (Penlok) yang otoritasnya berada di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Pembangunan jalan tambang saat ini masih berada pada tahapan administrasi, termasuk proses penetapan lokasi (penlok) di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujar Ade Ruhandi.
Menurut dia, setelah penetapan lokasi diterbitkan, proses berikutnya adalah appraisal atau penilaian lahan yang akan menjadi dasar pengadaan tanah untuk proyek tersebut.
Ia menjelaskan, setelah appraisal selesai, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan mendelegasikan kewenangan kepada BPN Kabupaten Bogor untuk melanjutkan proses pengadaan tanah.
"Kalau sudah ada penlok, setelah penlok kan tidak langsung bisa pembebasan. Ada appraisal, beres appraisal baru nanti Kanwil BPN mendelegasikan kepada BPN Kabupaten," ujarnya.
Ade mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini masih melengkapi berbagai persyaratan administrasi yang diperlukan untuk proses penetapan lokasi, mulai dari data kepemilikan tanah hingga verifikasi lahan yang akan dihibahkan.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Dilakukan Bertahap
Ia menyebut Bupati Bogor Rudy Susmanto telah meminta seluruh perangkat daerah terkait mempercepat penyelesaian dokumen yang dibutuhkan agar tahapan proyek dapat segera berjalan.
"Minggu lalu Pak Bupati sudah mengeluarkan surat lagi, meminta kepada tim untuk secepatnya melengkapi seluruh administrasi, terutama kepada satuan kerja perangkat daerah yang sudah ditugaskan," katanya.
Selain jalan tambang, Pemkab Bogor juga tengah mengurus penetapan lokasi untuk sejumlah proyek strategis lainnya, seperti pengembangan wilayah Bogor Timur dan Bogor Barat.
Sementara itu, proyek Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur disebut telah lebih dahulu memperoleh penetapan lokasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Ade menegaskan pembebasan lahan tidak hanya dilakukan pada trase jalan tambang, tetapi juga mencakup sejumlah bidang tanah yang diperoleh melalui mekanisme hibah untuk mendukung pembangunan infrastruktur tersebut.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan pembangunan jalan tambang tetap dilanjutkan meski Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih mengkaji keberlangsungan aktivitas pertambangan di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Berita Terkait
-
Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Dilakukan Bertahap
-
Sistem Home - Away Baru Diterapkan, Empat Tim Raksasa Berebut Tiket Final IBL 2026
-
Prabowo Janji Penuhi Anggaran KPK hingga Kejaksaan Agung: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri
-
Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi
-
Kabar Baik Pengendara Sukabumi - Bogor, Jembatan Pamuruyan Baru Mulai Beroperasi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara