Tragis, bocah SD di Sukabumi tersiram air panas diduga akibat amukan kerabat. [Sukabumiupdate]
Baca 10 detik
- Pelajar SD berinisial SN di Sukabumi mengalami luka bakar serius akibat tersiram air panas pada Senin pagi, 27 Juli 2026.
- Air panas tersebut dilemparkan oleh bibinya yang merupakan ODGJ dan awalnya berniat menyiram ibu kandungnya sendiri di rumah.
- Korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans desa ke RSUD Jampangkulon dan telah sukses menjalani operasi melalui program GAKINDA.
"Pasien memang mengalami gangguan jiwa dan rutin dikunjungi petugas Puskesmas bersama lintas sektor untuk pemantauan kondisi kesehatannya. Sepengetahuan Puskesmas, yang bersangkutan tidak pernah dipasung," ujar Sitty.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat sekaligus mengingatkan pentingnya pengawasan, pendampingan, serta penanganan kesehatan jiwa yang berkelanjutan bagi penyandang gangguan jiwa, guna mencegah terulangnya kejadian serupa tanpa mengesampingkan hak-hak pasien maupun keselamatan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Rayakan Musim Baru PERSIB, bank bjb Kasih Diskon Rp50 Ribu untuk Bobotoh
-
BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang