SuaraJabar.id - The Papandayan Jazz Fest (TPJF) resmi meluncurkan penyelenggaraan festival tahun 2026 yang akan digelar pada 3–4 Oktober 2026 di The Papandayan Hotel Bandung. Memasuki penyelenggaraan ke-11, festival ini mengusung tema "Sound to the Soul", sebuah filosofi yang mengajak setiap penikmat musik merasakan jazz bukan hanya sebagai hiburan, melainkan sebagai pengalaman yang mampu menyentuh emosi, membangun koneksi, dan meninggalkan kesan yang mendalam.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2013, TP Jazz telah berkembang menjadi salah satu ekosistem jazz paling konsisten di Indonesia melalui berbagai program berkelanjutan, seperti TP Jazz on The Weekend, TP Jazz Universe, TP International Online Jazz Competition (TPJC), TP Podcast Resonance, hingga The Papandayan Jazz Fest sebagai puncak perayaannya. Komitmen tersebut menjadikan TP Jazz bukan hanya penyelenggara festival, tetapi juga wadah yang terus mendorong pertumbuhan musisi, komunitas, dan apresiasi terhadap musik jazz di Indonesia.
Mengusung tema "Sound to the Soul", TPJF 2026 akan menghadirkan pengalaman festival melalui enam panggung tematik, lebih dari 100 penampil, lebih dari 30 booth kuliner dan lifestyle, serta berbagai program kolaboratif yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman musikal yang intim dan berkesan selama dua hari penyelenggaraan.
Memasuki penyelenggaraan tahun ke-11, TPJF kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan porsi penampilan musisi jazz yang lebih dominan dibandingkan edisi sebelumnya. Mulai dari jazz tradisional, fusion, contemporary, hingga berbagai proyek kolaboratif, TPJF 2026 ingin menunjukkan bahwa jazz terus berkembang, relevan, dan mampu menjangkau audiens yang semakin luas tanpa kehilangan esensinya.
Menurut Bobby Renaldi, Founder TP Jazz, esensi sebuah festival tidak hanya ditentukan oleh siapa yang tampil di atas panggung, tetapi juga oleh pengalaman yang dirasakan setiap pengunjung.
"Di tengah begitu banyaknya festival musik hari ini, kami percaya orang datang bukan hanya untuk melihat siapa yang tampil, tetapi untuk merasakan sesuatu yang tidak mereka temukan di tempat lain. Melalui Sound to the Soul, kami ingin menghadirkan festival yang terasa hangat, intim, dan penuh makna. Jazz menjadi medium, tetapi yang sesungguhnya kami bangun adalah ruang bagi orang-orang untuk terhubung—dengan musik, dengan sesamanya, dan bahkan juga dengan dirinya sendiri. Tahun ini kami juga ingin kembali menegaskan identitas The Papandayan Jazz Fest sebagai festival yang berakar kuat pada musik jazz. Penampilan musisi jazz berdampingan dengan berbagai kolaborasi lintas genre yang tetap kami hadirkan untuk memperluas pengalaman para penonton."
Hingga saat ini, TPJF 2026 telah mengumumkan sederet musisi dan proyek kolaborasi yang akan tampil selama dua hari festival. Pada hari pertama, pengunjung dapat menyaksikan penampilan Dadaks, SND, Arumtala, SFG, SimakDialog, Barry Likumahuwa feat. Ambon Jazz Rock, Batavia Collective, Lalahuta feat. Rieka Roslan, Smoove, Diskoria feat. Andien, Ruth Sahanaya, serta The Gentlemen's Club yang diperkuat oleh Adikara, Teza Sumendra, dan Bilal Indrajaya dalam tema “Tribute to Koes Plus”.
Sementara pada hari kedua, TPJF 2026 akan menghadirkan 5 Petani, Barry Likumahuwa feat. TPJC Winner Players, Andre Dinuth Group feat. Matthew Sayersz, T-Five x Melly Mono, Freedom Jazz Society yang terdiri dari Winky Wiryawan, Kenny Gabriel, Jevin Julian, Greybox dan Rinni Wulandari, serta special project Dwiki Dharmawan feat. Dira Sugandi, Dirly Dave & Bandung Jazz Orchestra dalam tema “A night of Frank Sinatra”. Festival juga akan menghadirkan Mahalini sebagai salah satu penampil pada hari kedua. Deretan nama tersebut menjadi fase pertama dari pengumuman line-up TPJF 2026, dengan sejumlah musisi nasional maupun internasional lainnya yang akan diumumkan secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang.
Tahun ini, TPJF menghadirkan enam area pertunjukan yang menawarkan karakter dan pengalaman berbeda bagi setiap pengunjung. TP Stage (Ground Floor) dan area kreatif serta komunitas Pasar Jazz yang berlokasi di area parkir The Papandayan akan menjadi bagian dari rangkaian pengalaman festival. Mengusung konsep bazaar, Pasar Jazz juga akan menghadirkan beragam pilihan kuliner serta produk dan aktivitas seputar hobi yang dapat dinikmati pengunjung di sela-sela pertunjukan.
Baca Juga: The Caffeine Club Hadir di Bandung, Bisa Ngopi Setiap Hari Selama Sebulan
Pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan di Mojang Jajaka Stage yang berada di area Tropical Garden (Ground Floor), BRI Stage di HuruBatu Grill Garden (Lobby Floor), Ron88 Stage di Cimanuk Ballroom (Ground Floor), serta Kota Baru Parahyangan Stage sebagai panggung utama yang menempati Suagi Grand Ballroom (Lobby Floor). Dengan enam panggung tematik tersebut, TPJF 2026 menghadirkan pengalaman festival yang lebih beragam, intim, dan eksploratif.
Menyusul antusiasme publik yang telah menghabiskan kuota Early Bird dan Pre-Sale, The Papandayan Jazz Fest 2026 kini memasuki periode penjualan berikutnya melalui program Pay-Day Sale yang berlangsung pada 25–31 Agustus 2026, disusul dengan program Flash Sale 9.9 yang akan hadir secara eksklusif pada 9 September 2026.
Tiket TPJF 2025 dibagi dalam tiga kategori: Silver Pass yang memberikan akses harian ke enam panggung, Gold Pass untuk akses ke tujuh panggung termasuk Suagi Grand Ballroom, dan Platinum Pass yang memberikan akses penuh dua hari ke seluruh panggung.
Pada periode Pay-Day Sale, Silver Ticket tersedia seharga Rp. 150.000 per hari (harga publik Rp. 250.000), sementara itu Gold Ticket dapat diperoleh seharga Rp. 325.000 per hari (harga publik Rp. 400.000). Bagi pengunjung yang ingin menikmati keseluruhan pengalaman festival selama dua hari, tersedia Platinum Ticket (2-Day Pass) seharga Rp. 500.000 (harga publik Rp. 750.000), yang memberikan akses Gold untuk kedua hari penyelenggaraan. Tiket promo tersedia dalam jumlah terbatas dan dapat diperoleh melalui www.tpjazzfest.com atau melalui platform GOERS di https://goers.co/tpjf2026.
Informasi terbaru mengenai line-up, program spesial, aktivitas festival, serta penjualan tiket dapat diakses melalui www.tpjazzfest.com atau akun Instagram resmi @tpjazzfest. ***
Berita Terkait
-
The Caffeine Club Hadir di Bandung, Bisa Ngopi Setiap Hari Selama Sebulan
-
Liburan Sekolah Tiba, Bandung Kembali Menjadi Destinasi Favorit Keluarga
-
Stadion Suryakencana Sukabumi Rusak Parah Usai Konser, Rumput Hancur dan Sampah Menggunung
-
Road to The Papandayan Jazz Fest 2025: Penampilan ROUGE Berikan Kesan Mendalam
-
Savana Punk Tampil Memukau dalam The Papandayan Jazz Fest 2025
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
Terkini
-
Limbah Diduga Minyak Mentah Cemari 800 Meter Pantai Cemarajaya, Nelayan Karawang Resah
-
The Papandayan Jazz Fest 2026 Umumkan Phase 1 Line-Up dan Program Ticketing Terbaru
-
Miris! Tak Tercover Bantuan, Ibu dan Anak Terbaring Sakit di Rumah Kontrakan Banjar
-
Hampir Tiap Pekan Ada Laporan, ODGJ Mulai Kepung Ruang Publik Cimahi?
-
Komitmen Nyata BRI untuk Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka