- Dua anggota Polsek Banjarsari dan seorang warga mengalami luka bacok akibat serangan ODGJ di Ciamis pada Selasa malam.
- Insiden penyerangan terjadi ketika polisi bersama petugas Damkar berupaya mengamankan pelaku yang bersembunyi di langit-langit rumah.
- Seluruh korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat sabetan kapak pelaku.
SuaraJabar.id - Warga Dusun Pagadungan, Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat digegerkan dengan insiden pembacokan yang terjadi, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 23.59 WIB.
Pelaku yang diketahui orang dengna gangguan jiwa (ODGJ) menyerang saat hendak diamankan.
Akibatnya, dua anggota Polsek Banjarsari dan seorang warga mengalami luka bacok.
Melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Rabu (21/10/2026), kejadian bermula saat anggota Polsek Banjarsari bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku yang sebelumnya diduga membacok seorang warga setempat pada sore hari.
Berdasarkan keterangan seorang warga, pria tersebut bersembunyi di atas para atau langit-langit rumah saat petugas tiba. Ia disebut masih membawa kapak.
Petugas Damkar kemudian diminta membantu dengan menyemprotkan air agar pria tersebut keluar dari persembunyiannya.
"Tadi tengah malam jajaran Polsek Banjarsari bersama Damkar datang ke lokasi untuk mengamankan ODGJ yang sore harinya membacok warga. Saat tiba, terduga ngumpet di atas para. Petugas Damkar diminta bantuan menyemprotkan air agar dia keluar," ujar warga tersebut.
Namun, situasi berubah ketika pria itu turun dari persembunyiannya. Menurut saksi, pria tersebut justru menyerang petugas menggunakan kapak sehingga menyebabkan dua anggota polisi dan seorang warga terluka.
“Saat hendak diamankan, terduga malah langsung menyerang petugas pakai kapaknya. Dalam kejadian itu, ada dua anggota Polsek yang mengalami luka bacok, dan satu orang warga juga kena bacokan sehingga harus dilarikan ke rumah sakit,” katanya.
Baca Juga: Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Anggota Damkar Banjarsari, Bintang Nur Alam, membenarkan adanya insiden penyerangan tersebut. Ia mengatakan petugas Damkar diminta membantu mengeluarkan pria itu dari persembunyiannya.
“Kami diminta bantuan untuk melakukan penyemprotan kepada terduga ODGJ yang sembunyi di atas para. Saat itu pelaku yang masih memegang kapak langsung turun menyerang hingga jatuh korban,” ujar Bintang.
Bintang menyebut dua anggota Polsek Banjarsari yang menjadi korban adalah Aipda Edi Susanto, Panit Lantas, dan Aipda Nana, Kanit Intel. Edi mengalami luka bacok di bagian lengan dan kepala, sedangkan Nana mengalami luka bacok di bagian lengan.
Keduanya kemudian dibawa ke RS PMC Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, seorang warga yang mengalami luka bacok di bagian punggung dirawat di RSUD Kota Banjar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Insiden Pembacokan Berdarah di Ciamis, Dua Polisi dan Warga Terluka
-
Persib Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka Penyerangan Bus Tim U-18 di Batang
-
Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka
-
Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan
-
Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan