- Polres Cianjur menyelidiki kasus pembegalan sepeda motor milik guru SMP bernama Ria di Karangtengah pada hari Rabu.
- Empat pelaku terekam CCTV mendekati sekolah, lalu menodongkan senjata api dan merampas kendaraan korban saat dipergoki.
- Polisi memeriksa saksi serta menyebarkan petugas ke Jalan Raya Bandung untuk mengejar dan menangkap para pelaku.
SuaraJabar.id - Polres CIanjur melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait kasus pembegalan terhadap guru SMP Ria (36) di Kecamatan Karantengah, yang diduga pelaku menggunakan senjata api berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban, Rabu (21/10/2026).
Kapolsek Karangtengah AKP Yudi Heryanadi, mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan termasuk mengecek rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lokasi itu.
"Sejumlah CCTV yang terpasang sempat merekam aksi empat orang pelaku, di mana salah seorang sempat menodongkan senjata pada pemilik yang sempat memergoki aksi para pelaku," ujarnya.
Dia mengatakan anggota Polsek Karangtengah dan Polres Cianjur sudah melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan korban dan saksi serta meminta rekaman CCTV di sejumlah titik guna mengidentifikasi para pelaku.
Petugas juga meminta rekaman CCTV di sejumlah titik lainnya untuk melacak para pelaku yang melarikan diri setelah merampas sepeda motor milik korban.
Selain itu, petugas kepolisian juga disebar guna melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang menghilang ke arah Jalan Raya Bandung.
"Kami berupaya secepatnya menangkap para pelaku setelah berhasil melakukan identifikasi dari rekaman sejumlah CCTV di lokasi kejadian," katanya.
Berdasarkan rekaman CCTV terlihat sepeda motor korban yang diparkir di depan gerbang sekolah tiba-tiba didekati tiga pria, di antaranya salah seorang langsung naik ke atas sepeda motor milik korban dan seorang lainnya memantau situasi.
Melihat gelagat mencurigakan, korban yang sedang mengajar di kelasnya langsung turun guna memastikan apa yang dilakukan pelaku di atas sepeda motor miliknya. Saat melihat korban mendekat pelaku yang duduk di atas sepeda motor langsung menodongkan senjata.
Baca Juga: Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban
Mendapati hal tersebut, korban sempat menghindar sehingga pelaku dengan mudah membawa kabur sepeda motor korban ke arah Jalan Raya Bandung-Cianjur. Saksi yang sempat melihat kejadian tidak berani melakukan pengejaran karena melihat senjata yang diacungkan pelaku.
"Sepeda motor yang dibawa kabur milik guru bahasa Inggris yang mengajar di sekolah kami, korban sempat mempertahankan sepeda motor namun ditodong senjata, sehingga korban memilih mundur karena takut," katanya.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku
-
BRI Sambut HUT ke-131 dengan Semangat Transformasi dan Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Gejala Keracunan Siswa SMPN 2 Cisarua Muncul Kurang dari 30 Menit Usai Konsumsi MBG
-
Sampel MBG SMPN 2 Cisarua Diuji di Lab, Rudy Susmanto Tunggu Hasil untuk Tentukan Langkah
-
Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG