- Kader PSI Kabupaten Bogor mendorong Presiden ke-7 RI Joko Widodo bergabung dalam kepengurusan pusat.
- Aspirasi tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Daerah di Sentul International Convention Center pada Sabtu.
- Ketua DPD PSI Bogor juga memaparkan target pembentukan struktur organisasi dan perolehan kursi pemilu.
SuaraJabar.id - Presiden ke-7 RI Jokowi mendapat dorongan dari kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor untuk bergabung dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.
Aspirasi tersebut disampaikan Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor, Rena Da Frina, saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Bogor di Sentul International Convention Center (SICC), Sabtu (24/10/2026).
Di hadapan Jokowi, Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep, dan para kader, Rena mengungkapkan bahwa keinginan Jokowi masuk dalam jajaran pengurus pusat kerap disampaikan kader di berbagai tingkatan.
“Ini aspirasi dari teman-teman wilayah, aspirasi dari pengurus di ranting, pengurus di kecamatan. Mereka juga menanyakan ke saya, Bapak kapan jadi pengurus PSI,” ujar Rena.
Jokowi menghadiri Rakorda bersama putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Kedatangan keduanya disambut Rena Da Frina dan jajaran pengurus PSI Kabupaten Bogor.
Jokowi tampak mengenakan kemeja putih berlogo PSI dan topi putih. Sementara itu, Kaesang mengenakan kemeja putih serta topi berlambang gajah, identitas partai tersebut.
Setibanya di lokasi, keduanya berjalan menuju ruang acara sembari melayani ajakan swafoto dari para kader yang telah menunggu.
Selain menyampaikan aspirasi terkait posisi Jokowi di kepengurusan DPP, Rena memaparkan perkembangan pembentukan struktur organisasi PSI di Kabupaten Bogor. Ia menyebut capaian pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) telah mencapai 96 persen, dengan sisa 4 persen yang masih harus diselesaikan.
Rena juga menyampaikan target politik PSI Kabupaten Bogor untuk Pemilu mendatang, yakni meraih satu kursi di DPR RI, satu kursi di DPRD Jawa Barat, serta enam kursi di DPRD Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar
“Harus menang. Target satu kursi di Senayan, satu kursi di DPRD Jawa Barat, dan enam kursi di semua daerah pemilihan Kabupaten Bogor,” tegasnya.
Hingga sambutan tersebut disampaikan, belum ada pernyataan Jokowi dalam materi yang diterima mengenai respons atas aspirasi kader yang menginginkannya masuk dalam kepengurusan DPP PSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP
-
Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor
-
Tembus Medan Sulit Ciremai, Operasi Udara Jadi Pilihan Utama Padamkan Api
-
Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja
-
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang