Datangi Sekolah, Bawaslu Sukabumi Telusuri Pelibatan Pelajar Dalam Kampanye

Chandra Iswinarno
Datangi Sekolah, Bawaslu Sukabumi Telusuri Pelibatan Pelajar Dalam Kampanye
Foto sejumlah siswa SD yang diseragamnya dipasangi stiker pasangan 01. Foto-foto tersebut di posting netizen di Facebook. [Sukabumi Update/Istimewa]

Ketua Bawaslu Sukabumi Teguh Harianto masih ditelusuri dan menunggu hasil investigasi masing-masing panwascam soal pelajar ikut kampanye.

Suara.com - Adanya temuan pelajar yang mengikuti kampanye Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dengan cara menempelkan stiker pasangan capres dan cawapres tersebut di seragam sekolahnya mulai ditelusuri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Dalam beberapa gambar yang diunggah ke media sosial terlihat beberapa pelajar sekolah dasar berbaris rapi di pinggir jalan raya.

Mereka menyambut kedatangan Capres Jokowi yang berkampanye di Pusbangdai Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi pada Kamis (11/4/2019).

Namun, pada seragam mereka tertempel stiker Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 Jokowi - Maruf.

Menindaklanjuti adanya temuan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Harianto menyatakan anggota panwascam telah diturunkan untuk melakukan penelusuran ke sekolah-sekolah di daerah yang dilalui Jokowi.

"Hari ini semua Panwas Kecamatan yang dilalui rombongan turun kelapangan untuk klarifikasi dan investigasi ke sekolah," kata Teguh kepada sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Jumat (12/4/2019).

Menurut Teguh, salah satu madrasah di Kecamatan Ciambar yang dimintai keterangan menegaskan tidak mengarahkan siswanya untuk memakai atribut.

"Salah satu pihak sekolah menegaskan, tidak pernah mengarahkan siswanya untuk pasang atribut kampanye," katanya.

Peristiwa tersebut, kata Teguh, masih ditelusuri dan menunggu hasil investigasi masing-masing panwascam.

"Kami sedang menunggu hasil investigasi," jelasnya.

Sementara itu, belum ada keterangan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi soal hal ini.

Sebelumnya, Teguh mengakui, mendapat laporan banyak siswa SD yang ditempeli stiker pasangan 01 pada seragamnya di daerah Parungkuda. Kemudian dari Bawaslu dan Panwascam turun ke Parungkuda, tapi tak ditemukan anak SD yang seragamnya ditempeli stiker pasangan 01.

Namun, ditemukan anak-anak yang menggunakan kaos atribut kampanye salah satu pasangan capres dan cawapres.

"Petugas Panwascam dan Bawaslu langsung meminta melepas kaos atribut kampanye Capres dan Cawapres itu. Setelah itu petugas Bawalu dan Panswascam langsung bergerak ke lokasi kampanye di Cikembar," ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS