SuaraJabar.id - Pemkot Depok Jawa Barat terus mengampanyekan pengurangan kantong plastik belanja untuk mengurangi sampah plastik yang merusak lingkungan.
Salah satu cara tersebut dimulai dengan mengajak dunia usaha dan masyarakat untuk beralih dengan menggunakan kantong belanja yang ramah lingkungan.
Hal tersebut diawali Wali Kota Depok Mohammad Idris yang mengawalinya dengan mencontohkan penggunaan tas belanja pengganti plastik saat berbelanja.
"Untuk itu, tadi saya juga membawa tas belanja sebagai contoh bagi masyarakat. Agar ke depan kita bisa secara massif mengurangi penggunaan plastik belanja," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Minggu (5/5/2019).
Baca Juga:Menko Luhut Luncurkan Gerakan Indonesia Bersih untuk Kurangi Sampah Plastik
Dikatakan Idris, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat pemkot akan semakin gencar melaksanakan gerakan pengurangan kantong belanja plastik, baik kepada komunitas maupun para Ibu Rumah Tangga (IRT).
"Intinya kita tidak akan mengeluarkan aturan terkait ini, sebelum ada kesadaran dari masyarakat. Minimal tingkat kesadarannya 10 persen, baru kita keluarkan aturan," ujarnya.
Ia menambahkan sampah plastik memiliki dampak besar terhadap pencemaran lingkungan. Sebab, menurutnya, limbah plastik membutuhkan waktu yang lama untuk diurai.
"Kemarin kita coba menggali sampah yang ada di TPA Cipayung hingga kedalaman 20 meter, ternyata sampah plastik yang sudah terkubur sejak TPA ini didirikan masih utuh. Hal ini menunjukkan bahwa sampah plastik sangat berbahaya bagi kehidupan," pungkasnya.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga:Ikan Pari Ini Ditemukan Mati Telan Sampah Plastik Hingga Kamera Poket