Heboh Penggal Kepala Jokowi, Polisi Selidiki Guru Perempuan di Sukabumi

Bangun Santoso
Heboh Penggal Kepala Jokowi, Polisi Selidiki Guru Perempuan di Sukabumi
Tangkap layar video pendemo di Bawaslu teriak penggal kepala Jokowi. (Twitter @permadiaktivis).

Perempuan yang diduga PNS itu disebut-sebut terkait dengan video viral yang berisi seorang pria mengancam penggal kepala Jokowi

Suara.com - Seorang pria bernama Hermawan Susanto ditangkap Polda Metro Jaya di rumahnya di Perumahan Metro Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penangkapan itu terkait video viral Hermawan mengancam akan memenggal kepala Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), saat aksi demo di gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin Jakarta pada Jumat (10/5/2019).

Ancaman Hermawan Susanto itu terekam video viral di media sosial. Usai penanggakapan itu, kembali viral di media sosial yang menginformasikan seorang guru perempuan asal Sukabumi terlibat dalam perekaman video ancaman tersebut.

Bahkan di salah satu grup media sosial Relawan Jokowi Sejati menyebutkan, dalam video tersebut perempuan menggunakan kaca mata hitam yang merekam moment itu diduga guru, berstatus PNS di salah satu SD di Kota Sukabumi, berinisial AS.

Kapolres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Besar Polis (AKBP) Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kasus viral guru di Sukabumi terlibat video penggal Jokowi masih dalam lidik.

"Masih dalam lidik," ujar Susatyo melalui pesan WhatsApp kepada sukabumiupdate.com (jaringan Suara.com), Minggu (12/5/2019).

Sebelumnya Hermawan Susanto ditangkap Polda Metro Jaya di rumahnya tanpa perlawanan di Perumahan Metro Parung, Kabupaten Bogor. Dia digiring polisi untuk dibawa ke Polda Metro Jaya dengan membawa tas.

Hermanto mengaku emosional saat mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi saat demonstrasi di Bawaslu RI.

"Saya emosional, ngaku salah," kata Hermanto Susanto.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS