Jalur Nagreg Tak Lagi Macet, Wakapolri Sebut Efek Tol Trans Jawa

Rizki Nurmansyah
Jalur Nagreg Tak Lagi Macet, Wakapolri Sebut Efek Tol Trans Jawa
Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto. [Suara.com/Welly Hidayat]

Sejak H-7 hingga H-4 jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, jalur Nagreg terpantau ramai lancar.

Suara.com - Wakapolri Komjen Ari Dono menilai adanya Tol Trans Jawa memberikan efek cukup positif terhadap kepadatan arus mudik Lebaran 2019 di jalur selatan Nagreg, Bandung, Jawa Barat.

"Ya antara lain memang karena itu (Tol Trans Jawa)," kata Ari Dono saat meninjau arus mudik di Pos Pengamanan Cikaledong, Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019).

Sejak H-7 hingga H-4 jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H, jalur Nagreg terpantau ramai lancar.

Bahkan nyaris tidak terjadi kemacetan yang parah sebagaimana musim arus mudik Lebaran sebelum-sebelumnya.

Faktor lain, kata Wakapolri, karena tidak adanya pasar tumpah di depan pabrik tekstil PT Kahatek yang berada di ruas jalan Bandung-Garut. Tepatnya sebelum memasuki area turunan Nagreg.

"Kepadatan di Kahatex itu sekarang sudah diliburkan sejak awal ya, tapi juga kemungkinan ada masyarakat yang mau mencoba lintasan utara, tol yang baru," tukasnya.

Wakapolri Ari Dono menambahkan, jeda antara waktu cuti bersama dengan hari Lebaran yang cukup jauh, juga memengaruhi berkurangnya kepadatan arus mudik di jalur Nagreg.

Jeda tersebut, kata Ari Dono, membuat pemudik bisa memilah waktu perjalanan mudik menuju kampung halaman.

"Ya ini tergantung liburnya. Kalau liburnya panjang seperti ini, kemungkinan masyarakat kita punya alternatif pilihan harus berangkat kapan, supaya tidak terkena macet. Kedua, pasti kita juga berusaha terus untuk memberikan kelancaran-kelancaran," pungkas Wakapolri Ari Dono.

Kontributor : Aminuddin

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS