Petugas Polda Metro Jaya Sambangi Kuburan Massal Bus Transjakarta

Empat anggota Subnit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB.

Chandra Iswinarno
Senin, 29 Juli 2019 | 16:36 WIB
Petugas Polda Metro Jaya Sambangi Kuburan Massal Bus Transjakarta
Petugas dari Polda Metro Jaya sambangi kuburan massal Bus Transjakarta di Dramaga, Senin (29/7/2019). [Suara.com/Rambiga]

SuaraJabar.id - Subnit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya mendatangi lokasi 'kuburan massal' bus Transjakarta di lahan kosong yang berada di Jalan Raya Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (29/7/2019).

Pantauan suara.com, dengan mengenakan kemeja putih, empat anggota Subnit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB. Tidak lama kemudian, mereka masuk ke dalam untuk melihat ratusan bus yang terbengkalai.

Setelah itu, mereka memanggil salah satu penjaga lahan tersebut dan pergi meninggalkan lokasi. Mereka pun enggan berkomentar kepada awak media yang mencoba mengkonfimasi terkait kedatangannya ke lokasi 'kuburan massal' bus Transjakarta itu.

"Maaf enggak bisa (komentar)," ujar salah satu anggota, kepada wartawan, Senin (29/7/2019).

Baca Juga:Lahan Kuburan Massal Bus Transjakarta di Bogor Milik Perusahaan Pailit

Sebelumnya, sekitar 300 unit bus Transjakarta terbengkalai di sebuah lahan kosong di pinggir Jalan Raya Dramaga, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sejak tahun 2018 lalu.

Mayoritas bus sudah dalam kondisi rusak baik di bagian bodi, interior maupun mesin. Diketahui, ratusan bus Transjakarta itu merupakan aset dari PT Adi Teknik Ecopindo yang berdasarkan keputusan Pengadilan Niaga dinyatakan perusahaan pailit.

Hal itu juga tertuang dalam tulisan di kaca bus yaitu "Budel Pailit PT. Putera Adi Karyajaya (Dalam Pailit) sesuai putusan perkara no.21/PDT.SUS-Pailit/2018/PN. Niaga.JKT.PST, tertanggal 20 September 2018 dalam pengawasan kurator dan pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat."

Sebelumnya, Camat Dramaga Adi Henriyana mengatakan ratusan bus tersebut merupakan aset dari PT Adi Teknik Ecopindo yang berdasarkan keputusan Pengadilan Niaga dinyatakan perusahaan pailit.

"Bus itu aset dari salah satu perusahaan yang pailit dan sekarang dikuasakan kepada kurator Lumbang Tobing cs," kata Adi, saat dikonfirmasi pada Senin (29/7/2019).

Baca Juga:Kuburan Massal Bus Transjakarta, Kades Dramaga Pertanyakan Perizinan Lahan

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak