Dengar Mainah Wafat di Madinah, Sang Anak Gelar Salat Gaib

Darmuji pun mengaku masihb syok atas kabar meninggalnya sang ibu. Terkait kabar duka itu, keluarga pun akan melaksanakan salat gaib untuk mendoakan arwah Mainah.

Agung Sandy Lesmana
Selasa, 30 Juli 2019 | 19:17 WIB
Dengar Mainah Wafat di Madinah, Sang Anak Gelar Salat Gaib
Ilustrasi. (Antara).

SuaraJabar.id - Keluarga masih tak menyangka Mainah (65) meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji di tanah suci. Mainah, jemaah haji asal Kota Depok , Jawa Barat yang masuk kloter 19 meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, Senin (29/7/2019).

Darmuji pun mengaku masihb syok atas kabar meninggalnya sang ibu. Terkait kabar duka itu, keluarga pun akan melaksanakan salat gaib untuk mendoakan arwah Mainah.

"Kami keluarga kaget ibu meninggal dunia, memang. Ibu memang punya riwayat sakit maag dan jantung. Jadi kami akan salat gaib dari Depok mendoakan orangtua kami," kata Darmuji kepada Suara.com di Kelurahan Pancoran Mas, RT 3/13 Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Selasa (30/7/2019).

Kabar duka sang Ibunda meninggal dunia Darmuji mendapat dari KBIH yang ada di Kampung Lio. Meski begitu, jenazah orangtuanya pun tidak bisa dimakamkan di Tanah Air. "Saat ini jenazah almarhum ibu telah dimakamkan di Madinah," kata dia.

Baca Juga:12 Jemaah Haji Meninggal di Arafah

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum berangkat haji, Mainah masih dalam keadaan sehat. Bahkan, petugas kesehatan Kota Depok menyatakan Mainah layak untuk berangkat haji.

"Jadi sehat kalau kami lihat dan hasil cek sebelum berangkat haji. Tapi itulah takdir tidak disangka," kata dia.

Darmuji menuturkan keinginan ibunya berangkat haji sangat besar. Hal tersebut ditujukan dengan sikapnya yang rela menunggu selama 7 tahun.

"Ibu saya daftar sejak 2012 dan alhamdulillah berangkat 2019 kemarin kloter 19. Kurang lebih udah 11 hari berada di Madinah," ungkap

Selama menunggu, ibunya Mainah sering mengalami sakit. Adapun sakit yang diderita almarhum sakit Maag kronis dan pembengkakan jantung.

"Jadi selama tujuh tahun tersebut ibu sering sakit kalau mah nya kumat itu sesak napas. Jadi mah nya udah parah, belum lagi pembengkakan jantung," ujarnya.

Meski kondisi seperti itu Ibunya tidak pernah menyurutkan langkah untuk berangkat haji. Bahkan dalam setiap percakapan ibunya sering mengucapkan tidak masalah jika meninggal di Mekkah asalkan berangkat haji.

"Jadi ibu itu sudah sering ngomong kaya gitu. Bahkan kalimat itu sering diulang. Tidak apa- apa kalau ibu meninggal. Yang penting berangkat, " ucapnya meniru kata ibunya.

Sebagai seorang anak, Darmuji merasa tidak tega melihat kondisi ibunya. Namun tekad dan keinginan ibunya sudah bulat sehingga ia terus memberikan dorongan dan semangat kepada ibunya.

"Yah sebagai anak tentu kami mendorong. Meski kondisi sakit kita tidak mau kecewakan ibu apalagi ia (Ibu) udah lama menunggu, "pungkasnya.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak