Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bogor Mandikan Rupang di Vihara Dhanagun

Chandra Iswinarno
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bogor Mandikan Rupang di Vihara Dhanagun
Warga membersihkan patung di Vihara Dhanagun, Kota Bogor pada Minggu (19/1/2020). [Suara.com/Rambiga]

Sekitar 50 rupang yang dibersihkan pada ritual ini diantaranya Hok Tek Tjeng Sing, Kwan Im Po Sat dan Kwan Seng Tek Kun dari ruang utama.

SuaraJabar.id - Jelang Perayaan Tahun Baru Imlek, Warga Tionghoa memandikan puluhan patung atau rupang dewa dewi di Vihara Dhanagun, Kota Bogor.

Wakil Ketua Yayasan Vihara Dhanagun Frankie Sibald mengatakan ritual pemandian rupang ini merupakan kegiatan rutin tahunan sepekan menjelang perayaan Imlek atau pada tanggal 24 sesuai penanggalan lunar.

"Biasanya tiga hari kami bersih-bersih altar dan rupang. Supaya, saat Imlek vihara dalam keadaan bersih," kata Frangkie pada Minggu (19/1/2020).

Adapun sekitar 50 rupang yang dibersihkan pada ritual ini diantaranya Hok Tek Tjeng Sing, Kwan Im Po Sat dan Kwan Seng Tek Kun dari ruang utama.

Kemudian dari ruang naga hijau yakni patung Tee Tjung Ong Pho serta dari ruang macan putih yakni patung How Ciong Kun dan Kong Tek Tjun Ong yang dianggap sebagai dewa dewi berkedudukan tinggi.

"Warga Tionghoa percaya, mandi rupang dilakukan saat ruh dalam patung sedang kosong. Mereka membasuh patung dengan air dicampur bunga mawar, melati, gading dan minyak cendana," jelasnya.

Sebelum melakukan ritual pemandian, tambah Frankie, umat Tionghoa pun wajib melakukam sembahyang dan menyucikan diri karena di dalam patung tersebut bersemayam ruh dewa dewi suci.

"Nanti kalau sudah selesai dibersihkan, kita sembahyang lagi untuk memberitahukan kalau pembersihan sudah selesai. Selain rupang, altar juga turut kita dibersihkan," katanya.

Kontributor : Rambiga

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS