Profesor di Bandung Disebut Sudah Teliti Kina Jadi Obat Penghambat Corona

Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa pohon kina ini tumbuh subur di Jawa Barat, olehnya Ia menghimbau agar universitas melakukan riset mendalam untjk mendapatkan bukti empirik.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 12 Maret 2020 | 18:28 WIB
Profesor di Bandung Disebut Sudah Teliti Kina Jadi Obat Penghambat Corona
Simulasi penanganan pasien yang terdeteksi Virus Corona di RS Margono Soekarjo Purwokerto. [Suara.com/Anang Firmansyah]

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat menghimbau kepada universitas di Jawa Barat agar melakukan penelitian mendalam terhadap tanaman pohon kina. Tanaman yang mengandung kloroquin fosfat yang terdapat pada batang dan ranting dianggap mampu mengobati Virus Corona yang menyebabkan Covid-19.

Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa pohon kina ini tumbuh subur di Jawa Barat, olehnya Ia menghimbau agar universitas melakukan riset mendalam untjk mendapatkan bukti empirik.

“Maka saya himbau universitas-universitas di Jabar salah satunya Unpad untuk lebih meyakinkan lagi dengan bukti-bukti empirik bahwa itu bisa kita jadikan sebagai obat,” ujar Ridwan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (12/3/2020)

Ridwan Kamil mengatakan hingga saat ini pihaknya telah berdiskusi dengan Profesor peneliti dari Universitas Padjajaran (Unpad) yang telah melakukan penelitian. Beberapa bukti yang meyakin Ridwan adalah tingkat keberhasilan dari kloroquin fosfat ini menurut riset yang dilakukan oleh China dan Amerika mampu menyembuhkan 100 an korban virus corona.

Baca Juga:Darurat Virus Corona, Fitri Carlina Batal Liburan ke Jepang

Dari hasil penelitian, kloroquin yang berada pada tanaman pohon kina ini dapat menghambat pertumbuhan dan memblokade infeksi dari virus corona atau covid-19.

“Saya sudah berdiskusi dengan profesor Keri Lestari peneliti Unpad yang memang sudah meneliti yang tadi ditanyakan terkait yang namanya kloroquin fosfat,” ujar Ridwan

“Hasil penelitiannya memang ekstrak kloroquin ini bisa menghambat pertumbuhan dan memblokade infeksi dari virus corona ini,” lanjut Ridwan.

Ridwan menyebutkan bahwa obat China tersebut banyak ditanam di Jawa Barat pada jaman kolonial. Sehingga Ia menghimbau kepada univeritas-universitas yang memiliki tim riset untuk dapat melakuan penelitian mendalam.

“Jadi saya menghimbau agar universitas-universitas yang punya periset untuk segera dalam masa urgensi ini melakukan riset-riset yang praktis mengecek apakah yang disampaikan di Tiongkok dan Amerika itu bisa kita jadikan sebagai upaya dalam penyembuhan penyakit dan mereka yang terdampak oleh covid-19,” lanjut Ridwan.

Baca Juga:Belajar dari Italia, Jangan Anggap Virus Corona Covid-19 Seperti Flu Biasa

Kontributor : Emi La Palau

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini