Heboh Jalur Puncak Macet Parah Imbas Corona, Ini Kata Polisi

Bangun Santoso
Heboh Jalur Puncak Macet Parah Imbas Corona, Ini Kata Polisi
Sebagai ilustrasi: sejumlah kendaraan mengantre menuju jalur Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (29/12). [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah]

Macetnya jalur Puncak disebut karena imbas penutupan sejumlah lokasi wisata di Jakarta karena corona

SuaraJabar.id - Informasi adanya kemacetan panjang kawasan Puncak, Bogor akibat membludaknya wisatawan yang berlibur imbas dari penutupan sejumlah lokasi wisata di Jakarta tidak benar.

"Jalur puncak tidak ada peningkatan yang berarti, berita yang beredar tentang Jalur Puncak diserbu adalah tidak benar," kata Kasatlantas Polres Bogor AKP Fadli Amri, dikonfirmasi, Minggu (15/3/2020).

Menurut Fadli, memang sempat ada kepadatan di Jalur Puncak pada Sabtu (14/3/2020) pagi. Namun hal itu karena ada mobil terbakar di kawasan Cisarua.

"Memang kemarin pagi sempat terjadi kepadatan arus lalu lintas karena ada kendaraan Mercy tua terbakar di Jalur Puncak. Selebihnya (arus lalu lintas) normal saja dan masih kondusif," kata Fadli.

Untuk informasi resmi arus lalu lintas di Kabupaten Bogor khususnya Jalur Puncak, masyarakat bisa melihatnya di akun Instagram @tmcpolresbogor.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup sejumlah lokasi wisata yang dikelola Pemprov seperti Ancol, Ragunan dan museum di wilayahnya mulai Sabtu (14/3/2020).

Hal itu dilakukan untuk mengurangi interaksi warga. Pasalnya, interaksi atau kontak langsung merupakan cara tercepat penularan virus corona atau COVID-19.

Kontributor : Zian Alfath

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS