Indeks Terpopuler News Lifestyle

Kronologi 16 Pria Diduga Gay Ditangkap di Pemandian Air Panas Parung Bogor

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah Senin, 20 April 2020 | 15:49 WIB

Kronologi 16 Pria Diduga Gay Ditangkap di Pemandian Air Panas Parung Bogor
Penangkapan gay atau homoseksual. (ist)

"Iya di jalanan situ di-usirin, kita usirin sama warga sama RT sama RW desa Babinsa, Babinkamtibmas dan Pol PP."

SuaraJabar.id - Di tengah pandemi Corona (Covid-19), belasan laki-laki diduga penyuka sesama jenis homoseksual atau gay digerebek saat tengah berada di pemandian air panas Gunung Panjang, Desa Cogrek, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/4/2020) kemarin.

Kapolsek Parung, Kabupaten Bogor, Komisaris Puji Astono, menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Kamis (19/4) dini hari. Belasan pria tersebut digrebek saat baru berkumpul di area parkiran pemandian.

"Kegiatan itu (mandi bersama) belum terjadi masih di parkiran jadi pada dibubarin gitu," kata Kompol Puji kepada Suara.com, Senin (20/4/2020).

Menurutnya, situasi tempat pemandian air panas Gunung Panjang sendiri saat itu dalam keadaan sudah ditutup guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.

"Iya di jalanan situ di-usirin, kita usirin sama warga sama RT sama RW desa Babinsa, Babinkamtibmas dan Pol PP," ungkapnya.

Kemudian setelah dipergoki aparat, belasan pria tersebut kemudian digelandang ke Kantor Kecamatan Parung untuk dimintakan keterangan dan data diri. Setelah dilakukan pendataan di Kecamatan, belasan pria tersebut tidak dilakukan penahanan dan diperkanankan pulang.

"Iya dikembalikan ke rumah masing-masing. Ke keluarganya suruh pulang datanya ada," sambungnya.

Diketahui, kasus ini bermula saat anggota Satpol PP mendapatkan informasi dari masyarakat perihal aktivitas mencurigakan di lokasi wisata pemandian air panas Gunung Panjang sekitar pukul 01.59 WIB.

Dari informasi itu, akhirnya petugas Satpol PP lalu menggerebek belasan orang itu di pemandian tersebut.

Camat Parung Yudi Santosa, saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, petugas meringkus sebanyak 16 orang yang diduga tergabung dalam sebuah komunitas gay. Dugaan tersebut pun juga diperkuat dengan ditemukannya beberapa konten video di handphone mereka yang berbau penyuka sesama jenis.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait