
"Dia makan depan teras saya, sama temannya dan juga ada Iqbal di situ. Dia tawarkan ke saya, kan mereka lagi makan-makan tuh. Dia bilang 'Teh makan'," katanya.
Selepas itu, sekira pukul 21.00 WIB, Imas tidak mendengar lagi Anjani, Iqbal serta teman satu kostnya berbincang di teras. Di situlah terakhir Imas bertemu dengan Anjani.
Kesehariannya, Anjani dikenal ramah namun tak banyak bicara. Teras Imas, beberapa kali diduduki Anjani. Ia sering memesan kopi, kepada Imas, yang kebetulan berjualan di kontrakan itu.
"Anakmya sih baik yah. Sering nyapa jajan di tempat saya," ucap dia.
Baca Juga:Detik-detik Anjani Bee Tewas, Sempat Naik Ojol sampai 12 Jam Terbujur Kaku

Sementara tetangga Anjani lainnya, Sekar mengatakan Anjani jarang terlihat di waktu siang hari. Dia lebih sering terlihat malam-malam.
"Yah biasa aja duduk di teras," kata Sekar.
Sekar tidak begitu mengenali sosok Anjani. Bahkan dirinya mengaku tidak pernah berbincang dengan wanita tersebut.
"Yah paling kalau ketemu, senyum aja dia. Murah senyum sih anaknya," ungkap Sekar.
SuaraJabar.id juga sempat mengunjungi pemilik kost, Anjani tinggal. Sapaan hangatnya, Saodah. Jarak rumah Saodah dan kontrakannya terbilang cukup jauh, jika ditempuh berjalan kaki. Kurang lebih membutuhkan waktu 5 menit dari kontrakan Anjani ke rumah Saodah.
Baca Juga:14 Fakta Pembunuhan Anjani Bee, Wanita Bertato Burung yang Tewas di Selokan
Saat berbincang, Saodah menuturkan, yang mengontrak di kontakanya itu, bukan Anjani Bee, melainkan Iqbal.