Kebijakan Longgarkan Transportasi Dikeluarkan, Ridwan Kamil: Kami Khawatir

Emil mengemukakan dari data yang diterima, pihaknya menemukan ada penyebaran kasus sebesar satu persen di transportasi umum.

Chandra Iswinarno
Selasa, 12 Mei 2020 | 15:26 WIB
Kebijakan Longgarkan Transportasi Dikeluarkan, Ridwan Kamil: Kami Khawatir
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Antara)

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil khawatir dengan kebijakan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengenai pelonggaran transportasi.

Kekhawatiran tersebut karena akan memicu banyaknya pemudik yang berpotensi menyebaran Virus Corona di dalam transportasi umum. Hal tersebut Ridwan Kamil dalam konferensi pers terkait evaluasi pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dilakukan secara daring di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (12/5/2020).

“Kami khawatir untuk relaksasi di transportasi publik, karena takut ditunggangi oleh pemudik-pemudik, ditunggangi oleh para orang tanpa gejala (OTG),” ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Emil mengemukakan dari data yang diterima, pihaknya menemukan ada penyebaran kasus sebesar satu persen di transportasi umum. Lantaran itu, pihaknya khawatir, jika transportasi semakin dilonggarkan akan bertambah penyebaran virus, sehingga perlu untuk diwaspadai.

Baca Juga:Catat! Ini Syarat Bagi Pengguna Moda Transportasi di Tengah PSBB

“Karena data menunjukkan dari terminal, stasiun yang kita tes, ada satu persen mereka yang tes ini positif. Jadi kalau dibuka kran perjalanan ini ada potensi minimal 1 persen pembawa virus ini yang harus kita waspadai."

Sementara itu, terkait pelaksanaan PSBB di Jawa Barat, Emil menyebutkan PSBB Bogor-Depok-Bekasi (Bodebek) akan diperpanjang dan mengikut pada PSBB DKI Jakarta. Hal tersebut mengingat Bodebek berkaitan erat dengan DKI Jakarta.

“Bodebek kami izinkan melanjutkan PSBB mengikuti DKI sampai tanggal 20 Mei, setelah itu kita akan evaluasi. Karena Bodebek dikecualikan karena mengalami kekhususan kluster Jakarta,” ungkap Emil.

Dari hasil evaluasi sepekan pelaksanan PSBB tingkat provinsi, Emil menyebut terjadi penurunan laju penyebaran virus turun dengan indeks kecepatan kenaikan virus 0,86.

Hingga hari ini, tercatat pasien positif corona di Jabar melalui laman pusat informasi dan koordinasi Covid-19, Pikobar.jabarprov.go.id terdapat 1.493 positif dengan tidak ada penambahan kasus baru. Sembuh tercatat ada 213 dan meninggal 95 pasien.

Kontributor : Emi La Palau

Baca Juga:Pakar Epidemiologi UI Setuju Transportasi Dibuka; Asal Jangan Bobol

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak