Menantu sampai Cucu di Indramayu Positif Corona, Ditularkan dari Kakek

Pebriansyah Ariefana
Menantu sampai Cucu di Indramayu Positif Corona, Ditularkan dari Kakek
Seorang staf medis dengan pakaian pelindung terlihat di depan seorang pasien dengan penyakit virus Corona Covid-19 di dalam sebuah unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit San Raffaele, Milan, Italia, Jumat (27/3/2020). [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Anggota yang tertular virus corona itu adalah menantu, istri dan cucu.

SuaraJabar.id - Lima warga Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona COVID-19. Empat di antaranya merupakan satu keluarga yang tertular dari pasien meninggal dunia.

Anggota yang tertular virus corona itu adalah menantu, istri dan cucu.

"Jumlah warga yang baru terkonfirmasi positif COVID-19 semua lima orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara di Indramayu, Kamis (14/5/2020).

Dari lima warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 empat di antaranya merupakan satu keluarga dari K (75) yang telah meninggal beberapa waktu lalu dan terkonfirmasi positif.

Empat orang kasus terkonfirmasi positif COVID-19, kata Deden, merupakan hasil dari Labkesda Provinsi Jawa Barat yang diterima pada hari Rabu 13 Mei 2020 sekitar pukul 20.40 WIB.

Empat orang yang terkonfirmasi positif itu yakni Ny. A (58) asal Kecamatan Karangampel (istri pasien), Ny. U (37) anak, DL (43) menantu dan VL (11) cucu semua berasal dari Pulogadung, Jakarta.

"Empat orang tersebut sekarang sudah dalam ruang perawatan isolasi RS. Bhayangkara Losarang sejak tadi malam. Dari kasus tersebut terdapat imported case dan juga kasus transmisi lokal yang terjadi di Kabupaten Indramayu," ujarnya.

Sementara untuk satu warga lainnya yaitu S (18) dari Kecamatan Sindang. Pasien pulang dari Bandung pada tanggal 28 April 2020 dengan keluhan sesak napas dan batuk berdarah.

Kemudian kata Deden, pasien berobat ke klinik, karena gejala masih tetap maka hari itu juga pasien dibawa ke RSUD Indramayu dan dirawat inap di ruangan isolasi sebagai PDP.

Setelah di ruangan isolasi, pasien dilakukan pengambilan swab sebanyak dua kali yaitu pada tanggal 28 dan 29 April 2020. Karena kondisi pasien membaik maka pasien dilakukan perawatan lanjutan di rumah karantina RS MIS Krangkeng dari tanggal 5 Mei 2020 sampai dengan sekarang.

"Hasil pemeriksaan PCR Labkesda Provinsi Jawa Barat pada tanggal 12 Mei 2020 hasilnya dinyatakan positif COVID-19, sekarang kondisi pasien secara umum baik," katanya.

Kasus terkonfirmasi positif dari tanggal 8 April sampai dengan sekarang jumlah total sebanyak 12 orang. Dengan sembuh 1 orang dan 2 orang meninggal, sisanya masih dalam proses isolasi/karantina.

"Dengan adanya peningkatan kasus itu, dapat disimpulkan bahwa kesadaran masyarakat dalam melaksanakan seluruh protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian COVID-19 ini masih belum baik," tuturnya. (Antara)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS