- SEG, produsen panas bumi terbesar di Indonesia, mengapresiasi kelompok masyarakat binaan atas kemandirian dan dampak positif signifikan.
- Program Community Development SEG bertujuan mendorong kemandirian melalui peningkatan kapasitas dan penguatan ekonomi lokal.
- Apresiasi ini menegaskan komitmen SEG mengintegrasikan aspek sosial ESG dengan keberlanjutan bisnis jangka panjang.
SuaraJabar.id - Star Energy Geothermal (SEG), produsen energi panas bumi terbesar di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan Apresiasi Community Development, SEG memberikan penghargaan kepada kelompok-kelompok masyarakat binaan yang telah menunjukkan dedikasi, kemandirian, serta dampak positif yang signifikan bagi lingkungannya.
Kegiatan apresiasi ini merupakan bagian integral dari strategi perusahaan dalam mengintegrasikan aspek sosial (ESG) ke dalam keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Melalui kolaborasi yang konsisten dan dukungan penuh dari SEG, berbagai kelompok masyarakat berhasil mengembangkan inisiatif produktif yang memberikan manfaat nyata bagi komunitas lokal.
Baca Juga:Sentil Budaya Pencitraan, Bupati Rudy Susmanto: Menanam Pohon Itu di Tanah, Bukan di Baliho
Deputy Head of Policy, Government and Public Affairs SEG, Dali Sadli Mulia, menjelaskan bahwa program Community Development dirancang untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui peningkatan kapasitas, penguatan ekonomi lokal dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
“Implementasi ESG bagi perusahaan tidak hanya berfokus pada kinerja lingkungan dan tata kelola, tetapi juga pada penguatan aspek sosial melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Kelompok masyarakat binaan merupakan mitra strategis dalam memastikan program Community Development memberikan dampak yang terukur secara ekonomi, sosial dan lingkungan,” ungkap Dali.
Pernyataan ini menegaskan bahwa prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) di SEG tidak hanya berhenti pada isu lingkungan dan tata kelola, tetapi secara mendalam merangkul tanggung jawab sosial perusahaan.
"Kelompok masyarakat penerima apresiasi berasal dari berbagai sektor vital, menunjukkan keberagaman dampak program SEG, mulai dari Pertanian dan Peternakan, Pendidikan, Ekonomi Produktif dan Pemberdayaan Perempuan, serta Pengembangan Pemuda, Pengelolaan Lingkungan," katanya.
Salah satu perwakilan penerima apresiasi, Kosar, menyampaikan bahwa pendampingan perusahaan memberikan perubahan signifikan bagi kelompoknya.
Baca Juga:Investasi SDM Jepang di Bogor, Brexa Targetkan Kirim 4.000 Tenaga Kerja Profesional Tahun Ini
“Pendampingan yang kami terima bukan hanya berupa bantuan, tetapi juga pembelajaran dan motivasi untuk terus berkembang. Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.
Ke depan, kata dia Star Energy Geothermal akan terus mengembangkan "program Community Development yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan selaras dengan "tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Untuk diketahui, Star Energy Geothermal (SEG) adalah produsen energi panas bumi terbesar di Indonesia yang berkomitmen mendukung percepatan transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.
Dengan kapasitas terpasang sebesar 910 MW melalui Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Wayang Windu, Salak, dan Darajat, SEG berperan penting dalam pencapaian target energi terbarukan nasional.