GrabBike di Bandung Sudah Aktif, Driver Girang Bukan Kepalang

Pebriansyah Ariefana
GrabBike di Bandung Sudah Aktif, Driver Girang Bukan Kepalang
Pengemudi ojek online membawa penumpang melintas di kawasan Palmerah, Jakarta, Selasa (7/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Penghasilan sudan berangsur normal.

SuaraJabar.id - Ojek online Grab, GrabBike mulai aktif di Bandung, Selasa (21/7/2020). GrabBike aktif lagi setelah dilarang selama masa PSBB virus corona di Jawa Barat.

Pengemudi GrabBike Hendrik Heryanto mengatakan ia telah menjadi pengemudi selama dua tahun. Saat ini, dirinya sangat bersyukur dengan diaktifkannya kembali layanan GrabBike.

"Alhamdulillah, tentunya sangat senang dan bahagia sekali karena bisa normal lagi seperti sedia kala," ujarnya kepada Ayobandung.com (jaringan Suara.com).

Hendrik menuturkan saat pandemi ini pendapatannya menurun drastis.

"Sekarang pendapatannya hancur, penurunannya pun dahsyat sekali," jelasnya.

Jika sebelum pandemi ini Hendrik bisa mendapatkan order 18 kali, kini di masa pandemi ia hanya mendapatkan order 5 kali.

"Pendapatan saat normal itu sebesar Rp 200.000 perhari, kalau saat pandemi ini sekitar Rp 30.000 perharinya, bahkan pernah sehari tidak dapat pemasukan," jelasnya.

Tak hanya itu, pihak Grab juga melakukan Rapid Test kepada para pengemudi.

"Saya sangat bersyukur dengan adanya rapid test ini, kedepannya agar pengemudi lebih disiplin dan menjaga kebersihan," tuturnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS