Kumur Air Garam Bisa Atasi Sakit Gigi, Mitos atau Fakta?

Kumur dengan air garam telah dipercaya turun temurun dapat mengatasi sakit gigi.

Risna Halidi | Lilis Varwati
Kamis, 03 September 2020 | 14:21 WIB
Kumur Air Garam Bisa Atasi Sakit Gigi, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi sakit gigi, radang gusi. (Shutterstock)

SuaraJabar.id - Salah satu pengobatan alternatif yang turun temurun dipercaya masyarakat Indonesia adalah berkumur dengan air garam untuk mengurangi rasa sakit gigi.

Namun menurut doker spesialis gigi drg. Shaffa Amalia, Sp.KGA, berkumur air garam bukan solusi permanen untuk meredakan masalah gigi. Kata Shaffa, dengan berkumur air garam, rasa sakit dan denyut pada gigi mungkin bisa sedikit mereda.

"Mungkin hanya untuk sekadar nyaman, mungkin orang zaman dulu kalau sudah kumur dengan air garam, kuman diawal tersingkir sedikit, tapi masalah awalnya tetap ada," kata Shaffa dalam siaran langsung instagram bersama radio kesehatan, beberapa waktu lalu. 

Ia melanjutkan, air garam dapat meredakan rasa sakit gigi beberapa saat tetapi tidak mampu mengatasi inti masalahnya. Tak ayal sewaktu-waktu sakit gigi bisa muncul kembali muncul.  "Karena tidak diatasi langsung ya berarti masalahnya masih ada. Jadi sebaiknya tetap diperiksakan," ucapnya. 

Baca Juga:Cantik! Foto Maternity Gigi Hadid Curi Perhatian

Shaffa juga mengingatkan bagaimana pergi ke dokter gigi di situasi wabah virus corona Covid-19 seperti saat ini harus ekstra hati-hati.

Ia menyarankan sebaiknya hanya pergi berobat jika kondisi telah darurat.  "Misalnya sakitnya sudah gak bisa ditahan, sampai bikin gak bisa makan. Kalau masih bisa diobati dengan obat di rumah, obat dulu aja," katanya. 

Jika terpaksa harus pergi ke fasilitas kesehatan, pastikan buat janji terlebih dahulu dengan dokter gigi agar tidak perlu menunggu antrean pemeriksaan terlalu lama. Apalagi tempat praktik dokter gigi termasuk tempat yang rawan penularan virus corona jenis baru tersebut.

"Rentan sekali. Kita aja melakukan pemeriksaan di area mulut di mana penyebaran paling banyak melalui mulut dengan aerosol. Kita tidak tahu kondisinya apakah dokternya sehat atau pasiennya sehat. Makanya kita saling menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan," ucap dokter di RSAB Harapan Kita tersebut.

Baca Juga:Betulkah Cabut Gigi Bisa Sebabkan Kebutaan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak