Lima Daerah di Jawa Barat Kembali Masuk Zona Merah

Ridwan Kamil menambahkan, dari sisi angka reproduksi,Jawa barat berada pada kisaran 1.04. Hal tersebut diklaim masih terkendali.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 28 September 2020 | 17:43 WIB
Lima Daerah di Jawa Barat Kembali Masuk Zona Merah
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berkunjung ke Cirebon, Minggu (20/09/2020) (Foto: Abdul Rohim)

SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mengumumkan lima daerah di Jawa Barat kembali menyandang status  zona merah penyebaran virus corona. Daerah tersebut adalah Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon.

“Minggu ini terjadi perubahan status yang zona merah, adalah Kota Bogor, Kab Bekasi, Kemudian Kota Depok, kemudian dua-duanya kota dan kab Cirebon,” ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers daring di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (28/9/2020).

Ridwan Kamil menambahkan, dari sisi angka reproduksi,Jawa barat berada pada kisaran 1.04. Hal tersebut diklaim masih terkendali.

Orang nomor satu di Jawa Barat itu mengungkapkan hingga saat ini Jabar merupakan salah satu daerah terbanyak melakukan tes PCR secara masih setelah Jakarta. Ia mengklaim tes PCR sudah mencapai angka 380.000 tes.

Baca Juga:Lahan Pondok Ranggon Menipis, DKI Siapkan TPU Rorotan Makamkan Korban Covid

Namun ia mengungkapkan saat ini terjadi penurunan rasio pengetesan PCR di Jabar. Hal tersebut dikarenakan ketersedian PCR menipis dan saat ini stok tinggal 5.000 reagen.

“Sehingga meningkatkan kapasitas testing itu harus dengan melibatkan perusahaan swasta yang harga satuan pengetesannya harus sesuai aturan BPKP, jadi tidak boleh mahal-mahal, harus dilakukan standarisasi yang dilakukan BPKP,” tambahnya.

Selain itu, Ridwan Kamil menyebut ada 7 daerah di Jabar yang telah memenuhi standar pengetesan PCR oleh WHO, yakni Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Sukabumi, Kota Banjar, Kota Bekasi, Kota Bogor dan Kota Cirbeon.

“Jadi kita sedang melakukan upaya agar 20 kota kabupaten lainnya yang belum memenuhi target 1 persen dari jumlah penduduk untuk meningkatkan kapasitas tes,” ungkapnya.

Kontributor : Emi La Palau

Baca Juga:Benar Ivan Gunawan Terpapar Covid-19? Begini Ceritanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak