Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Liga 1 Ditunda, Pelatih Persib Liburkan Pemain Selama Sepekan

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 30 September 2020 | 18:35 WIB

Liga 1 Ditunda, Pelatih Persib Liburkan Pemain Selama Sepekan
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (tengah) dan I Made Wirawan (kiri) dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan Tira-Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (14/9/2019). [Suara.com / Adie Prasetyo Nugraha]

Robert mengatakan pengunduran kompetisi tentu memberikan dampak negatif bagi timnya. Lantaran, Supardi Nasir dan kolega sudah melakukan persiapan matang.

SuaraJabar.id - Pelatih kepala Persib Bandung Robert Rene Alberts memilih untuk meliburkan anak asuhnya selama sepekan setelah menerima kabar pengunduran kembali kompetisi Liga 1 2020.

"Kami harus mengatur ulang pola pikir kami, kami mengambil waktu libur beberapa hari jadi semuanya bisa tenang," ungkap Robert, Rabu (30/9/2020).

Semula kompetisi tertinggi di Tanah Air itu bakal dihelat pada awal Oktober 2020. Namun tidak mendapat izin dari kepolisian dan terpaksa harus kembali diundur. PSSI berharap kompetisi bisa kembali dihelat pada November 2020.

Robert mengatakan pengunduran kompetisi tentu memberikan dampak negatif bagi timnya. Lantaran, Supardi Nasir dan kolega sudah melakukan persiapan matang untuk menyongsong kompetisi yang semula dijadwalkan pada akhir pekan ini.

"Ya tentunya (merugikan) karena kami sudah menyiapkan program pada 1 Oktober untuk pergi ke Yogya. Kami sudah menyiapkan fisik, pemain nampak dalam kondisi fisik yang bagus, secara mental juga kami sudah siap untuk menghadapi lawan pertama pada 4 Oktober," jelasnya.

"Kami sudah mengorganisir rencana perjalanan dengan komposisi dua bus dan satu mobil, Kami menyiapkan perbekalan makanan sendiri, para staf juga sudah bekerja sangat keras di balik layar untuk memastikan protokol kesehatan dan juga prosedur keselamatan, makanan mereka, recovery untuk para pemain, jadi sudah banyak hal yang dikerjakan," tambahnya.

Meski begitu, pelatih kawakan asal Belanda itu mengaku pasrah dengan ketidakpastian kompetisi Liga 1 di tengah wabah virus Corona. Menurutnya, apapun keputusannya nanti, ia akan tetap menghormati keputusan yang diambil oleh PSSI terkait keberlanjutan Liga 1.

"Apapun keputusan yang mereka ambil, suka atau tidak suka, kami harus mematuhi itu dan mengikuti itu. Tapi saya optimistis akan dilakukan kick off pada November, tapi jika kondisinya tidak mengizinkan karena setiap alasan, kami harus menerimanya," tutupnya.

Kontributor : Aminuddin

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait