alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tidak Terorganisir, Kelompok Gay TNI hanya Grup WhatsApp

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 21 Oktober 2020 | 18:15 WIB

Tidak Terorganisir, Kelompok Gay TNI hanya Grup WhatsApp
Ilustrasi. Nikita Mirzani mengunggah foto mengibarkan bendera pelangi. Dukung LGBT? [Instagram]

Burhan menyebut pemimpin kelompok itu berpangkat sersan. Sementara anggotanya berpangkat letnal kolonel.

SuaraJabar.id - Juru Bicara Mahkamah Agung, Andi Samsan Nganro menjelawkan bahwa kelompok LGBT di lingkungan TNI-Polri yang dimaksud Ketua Kamar Militer MA, Mayor Jenderal (Purn) Burhan Dahlan bukanlah kelompok yang terorganisir dalam tubuh militer atau polisi.

Andi memaparkan, kelompok LGBT di lingkungan TNI-Polri yang dimaksud hanyalah grup percakapan di WhatsApp.

"Perlu diluruskan bahwa oknum prajurit TNI pelaku homoseksual tidak dalam bentuk terorganisasi, melainkan dalam kelompok grup WA dengan nama komunitas tertentu," kata Andi dalam keterangan tertulisnya dilansir Suara.com, Rabu (21/10/2020)

Lebih lanjut, Andi menjelaskan maksud penjelasan dari Burhan beberapa waktu lalu itu ditujukan sebagai bentuk komitmen yang tinggi dari pimpinan TNI dalam penegakkan hukum terhadap pelanggaran hukum oleh prajurit.

Kemudian terhadap oknum prajurit TNI yang terlibat perbuatan homoseksual harus diberikan tindakan atau sanksi yang tegas.

"Penekanan kepada jajaran peradilan militer untuk secara cermat dalam mengadili prajurit yang terlibat pelanggaran homoseksual," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung Mayor Jenderal (Purn) Burhan Dahlan mengungkapkan, orientasi seksual LGBT ikut berkembang di kalangan Tentara Nasional Indonesia.

Bahkan, menurut informasi yang didapat Burhan, terdapat pula kelompok persatuan LGBT TNI-Polri.

Untuk diketahui, LGBT adalah akronim dari orientasi seksual dan identifikasi gender sejenis, yakni lesbi, gay, biseksual dan transgender.

Burhan mendapatkan kabar tersebut ketika ia diajak berdiskusi di Markas Besar TNI Angkatan Darat. Saat itu, Burhan diberikan informasi adanya fenomena LGBT di lingkungan tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait