Rutin Makan Cabai Bisa Bikin Panjang Umur, Benarkah?

Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi cabai biasa dapat memiliki masa hidup lebih lama karena sifat anti-inflamasi, antioksidan, antikanker.

Bimo Aria Fundrika
Rabu, 11 November 2020 | 19:00 WIB
Rutin Makan Cabai Bisa Bikin Panjang Umur, Benarkah?
Ilustrasi makan cabai. (Shutterstock)

SuaraJabar.id - Setiap orang tentu ingin tetap sehat dan panjang umur. Berbagai cara dilakukan mulai dari hidup sehat hingga mengonsumsi berbagai hidangan yang dipercaya membuat panjang umur.

Belakangan ada anggapan bahwa cabai juga bisa jadi salah satunya. Tapi benarkah anggapan tersebut?

Dilansir dari New York Post, cabai bukan saja sebagai pelengkap masakan, tapi juga bisa jadi bumbu rahasia agar panjang umur.

The American Heart Association merilis pernyataan yang akan dipresentasikan akhir minggu ini di konferensi virtual berjudul "Sesi Ilmiah 2020."

Baca Juga:Harga Cabai Melonjak, BPS: Penyebab Inflasi Oktober 2020

Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi cabai biasa dapat memiliki masa hidup lebih lama karena sifat anti-inflamasi, antioksidan, antikanker, dan pengatur glukosa darah buah.

Faktor-faktor ini berperan dalam mengurangi risiko seseorang meninggal akibat penyakit kardiovaskular atau kanker, menurut AHA.

Ilustrasi makan cabai. (Shutterstock)
Ilustrasi makan cabai. (Shutterstock)

Peneliti itu menganalisis 4.728 studi yang berkaitan dengan cabai dan penyakit yang disebutkan di atas.

Lebih dari 570.000 catatan kesehatan dimasukkan dalam penelitian ini, termasuk orang-orang dari AS, Italia, Cina, dan Iran.

Kandidat yang makan cabai secara teratur mengalami “penurunan relatif 26 persen dalam kematian kardiovaskular; penurunan relatif 23 persen dalam kematian akibat kanker; dan penurunan relatif 25 persen dalam semua penyebab kematian. "

Baca Juga:Cemburu, Pedagang Ini Siram Muka Selingkuhan Istrinya Pakai Jus Cabai

“Kami terkejut menemukan bahwa dalam studi yang diterbitkan sebelumnya ini, konsumsi cabai secara teratur dikaitkan dengan pengurangan risiko secara keseluruhan dari semua penyebab, CVD dan kematian akibat kanker,” kata penulis senior laporan itu Dr. Bo Xu.

"Ini menyoroti bahwa faktor makanan mungkin memainkan peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan."

Meskipun ada data yang menunjukkan bahwa pemakan cabai tampaknya memiliki risiko kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular atau kanker, namun tidak dapat dipastikan bahwa tanaman pedas bertanggung jawab atau berkontribusi pada umur panjang.

Dia menambahkan: "Lebih banyak penelitian, terutama bukti dari studi terkontrol secara acak, diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan awal ini."

Di antara mereka yang makan cabai, tingkat konsumsinya bervariasi, sehingga tidak jelas berapa banyak yang perlu dikonsumsi untuk menawarkan manfaat kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak