Awal Guru Ngaji Ngutang ke Rentenir, Butuh Uang untuk Bayar Pajak Motor

"Kalau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ada yang ngasih dari warga. Ngajar gaji pun saya tidak minta bayaran," ucapnya.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 12 November 2020 | 15:45 WIB
Awal Guru Ngaji Ngutang ke Rentenir, Butuh Uang untuk Bayar Pajak Motor
Guru ngaji yang nekat melakukan aksi jamret karena dikejar-kejar rentenir di Mapolresta Cimahi, Kamis (12/11/2020). [Suara.com/Cesar Yudistira]

Selain malu, ia juga tengah bingung akan nasib keluarganya. Pasalnya, anak-anak Eri, masih duduk di bangku sekolah. Sang istri pun tidak bekerja. Ia takut akan keberlangsungan hidup anak istrinya.

"Saya kangen anak-anak di rumah," pungkas Eri.

Diberitakan sebelumnya, Eri Rustandi (43) warga Kota Cimahi, dibekuk Satreskrim Polres Cimahi. Ia ditangkap, karena telah lakukan beberapa kali aksi penjambretan, terhadap sejumlah anak-anak.

Dalam melancarkan aksinya, ia mengincar anak perempuan yang menggunakan perhiasan.

Baca Juga:Guru Ngaji Jadi Jambret karena terlilit Utang Rentenir

"Pelaku sudah lakukan aksi penjambretan sebanyak delapan kali," kata kata Kapolres Cimahi, AKBP Indra Setiawan di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi, Rabu (12/11/2020).

Ia tertangkap di Sukabumi, yang menjadi tempat pelariannya, dari kejaran petugas kepolisian. Aksi terakhir tersangka dilakukan di Puri Kahuripan Residence Blok B RT 02/06, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, KBB pada 23 Oktober 2020 dengan korbannya anak berusia 9 tahun yang saat itu sedang bermain.

Dari bocah tersebut, pelaku berhasil merampas kalung seberat 3,6 gram. Hasil curiannya langsung ia jual untuk melarikan diri.

"Atas perbuatan tersangka, pelaku kita kenakan Pasal 365 ayat (1) KUHPidana. Ancaman pidananya, di atas lima tahun penjara," ucap Kapolres.

Kontributor : Cesar Yudistira

Baca Juga:Terlilit Hutang ke Rentenir, Guru Ngaji Banting Setir Jadi Jambret

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak