Mau Diperiksa Kasus Hajatan Rizieq, Wagub DKI Riza Ngaku Sibuk ke Polisi

"Yang hadir sampai dengan hari ini ada dua, pertama dari Bandara Soekarno-Hatta dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta."

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Kamis, 19 November 2020 | 17:02 WIB
Mau Diperiksa Kasus Hajatan Rizieq, Wagub DKI Riza Ngaku Sibuk ke Polisi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. [ANTARA/Ricky Prayoga]

SuaraJabar.id - Polisi gagal memeriksa Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan yang diduga dilakukan Habib Rizieq Shihab karena memicu kerumunan saat menggelar acara pesta pernikahan putrinya, beberappa waktu lalu. Sedianya, Riza dijadwalkan polisi untuk dimintakan klarifikasi soal kasus tersebut hari ini. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes  Yusri Yunus mengatakan bahwa Riza batal diperiksa hari ini lantaran berhalangan hadir. Adapun, dalih Riza tak bisa memenuhi penggilan penyidik, yakni karena ada kegiatan lain.

"Masih ada kegiatan beliau, kan kami mengundang untuk klarifikasi," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Menurut Yusri, penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya sejatinya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Mereka yakni, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Kepala Dinkes DKI Jakarta, Senior Manager Aviation Security Bandara Soekarno-Hatta, dan Ketua Panitia Akad nikah Syarifah Najwa Shihab.

Baca Juga:Relawan Berkaos Duta Jokowi Gelar Aksi Protes, Satgas Covid-19 Bereaksi

"Yang hadir sampai dengan hari ini ada dua, pertama dari Bandara Soekarno-Hatta dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, sekarang masih dalam pemeriksaan," ujar Yusri.

"Yang dua masih belum bisa hadir minta dijadwalkan lagi ulang. Mudah-mudahan kami akan coba nanti berkoordinasi untuk menjadwalkan untuk kehadiran," imbuhnya.

Sebelumnya Gubernur Anies Baswedan lebih dulu diperiksa oleh penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, pada Selasa (17/11) kemarin. Pemeriksaan bersifat klarifikasi itu berlangsung hampir 10 jam sejak pukul 09.43 WIB hingga 19.24 WIB.

Anies diperiksa bersamaan dengan delapan saksi lainnya. Mereka, yakni Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhana, Camat Tanah Abang Muhammad Yasin, KUA Tanah Abang Sukana, Babinkamtibmas Bripka Ginanjar, serta RT dan RW setempat.

"Ada 33 pertanyaan yang tadi disampaikan menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman. Semuanya sudah dijawab seusai dengan fakta yang ada, tidak ditambah tidak dikurangi," kata Anies usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11).

Baca Juga:Habib Rizieq Singgung Penggal Kepala, Zuhairi Misrawi: Itu Dilakukan ISIS

Ketika itu, Anies enggan mengungkapkan poin-poin pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya. Sebab menurut dia, segala hal yang berkaitan dengan materi penyelidikan tersebut sepenuhnya menjadi wewenang penyidik.

"Adapun detil isi pertanyaan, klarifikasi, dan lain-lain biar nanti menjadi bagian dari pihak Polda Metro Jaya untuk nanti meneruskan dan menyampaikan seusai kebutuhan," pungkasnya.

Berita Terkait

Habib Rizieq Shihab sampaikan pesan soal gelar atau sebutan 'habib' bagi para keturunan nabi.

denpasar | 10:35 WIB

Cek Fakta Habib Rizieq peintahkan pengiriman pasukan lawan KKB komplotan Egianus Kogoya di Papua.

sumedang | 14:30 WIB

"Nakutin banget sih enggak, tapi pernah satu hari deg-degan aja, soalnya dia ngomong di TV kan, bilang kalau sampai lehernya gelinding di jalan jangan salahin kita, aku deg-degan masa leher aku mau ditebas, itu kasus yang sama yang gede itu," jawab Niki.

denpasar | 23:45 WIB

Soal perbedaan ini, Habib Rizieq Shihab meminta masyarakat tidak gundah gulana dan belajar menghargai perbedaan pendapat.

bestie | 08:20 WIB

Habib Rizieq Shihab bisa menentukan sendiri kapan jatuhnya 1 Syawal 1444 Hijriah. Hal itu lantaran ia memahami ilmu falak (ilmu tentang astronomi) untuk menetapkan kapan waktunya shalat Hari Raya Idul Fitri.

sumatera | 06:01 WIB

Terkini

Jika diakumulasikan dengan 9 mobil yang sudah dicuri, kedua pelaku utama sudah cuan Rp 135 juta.

News | 08:52 WIB

Beberapa layanan publik akan ditawarkan bagi masyarakat.

News | 14:20 WIB

Jumlah sasaran balita yang dilakukan pengukuran adalah sebanyak 216.172 balita di Kabupaten Garut.

News | 14:09 WIB

Pemimpin dapat membawa perubahan dengan mengambil keputusan-keputusan yang tepat.

News | 14:02 WIB

Gelar Kain Nusantara 2023 dapat meningkatkan minat masyarakat untuk membeli.

News | 13:57 WIB

Kerja sama juga direncanakan dengan tujuan meningkatkan percepatan pembangunan infrastruktur digitalisasi.

News | 13:45 WIB

"Mereka kelompok bermotor GRS, tujuannya mau cari lawan. Untungnya tidak ada masyarakat yang jadi korban, tapi perbuatan mereka sangat meresahkan,"

News | 19:09 WIB

Libur panjang yang sudah dimulai ini bersamaan dengan proyek perbaikan drainase yang diperparah dengan adanya kendaraan yang parkir liar

News | 14:36 WIB

Pelaku awalnya mengganjal lubang mesin ATM menggunakan tusuk gigi, sehingga saat korban tidak bisa digunakan korban.

News | 17:29 WIB

Pemda Provinsi Jabar berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

News | 16:32 WIB

Santri penting untuk memiliki pengetahuan dan daya kritis.

News | 16:24 WIB

Pendaftar Petani Milenial untuk tahun 2023 sudah mencapai 30.000 orang.

News | 16:08 WIB

Peserta program yang mendaftar sebanyak 95 orang.

News | 16:02 WIB

Reformasi birokrasi bertransformasi menjadi empat level.

News | 15:55 WIB

Pada 2 musim terakhir BRI telah menjadi sponsor BRI Liga 1.

News | 15:00 WIB
Tampilkan lebih banyak