TNI Copot Baliho Habib Rizieq di Mabes FPI, Massa: Woi Jangan Diambil!

"Itu kan TNI saya sudah lihat. Enggak ada rusuh, cuma mereka memang teriak-teriak ketikadituruninsama TNI," ujar Tamo

Reza Gunadha | Fakhri Fuadi Muflih
Jum'at, 20 November 2020 | 17:58 WIB
TNI Copot Baliho Habib Rizieq di Mabes FPI, Massa: Woi Jangan Diambil!
Prajurit TNI mencopot baliho Habib Rizieq Shihab saat patroli keamanan di Petamburan, Jakarta, Jumat (20/11/2020). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

SuaraJabar.id - Video sejumlah orang berkerumun dan berteriak-teriak, diduga karena TNI mencopot baliho Habib Rizieq, beredar viral di media sosial, Jumat (20/11/2020).

Video tersebut diunggah akun instagram bernama @cetul22, Jumat (20/11/2020).

Akun itu mengatakan, lokasi video adalah depan Gang Petamburan III, Jakarta Pusat, yang merupakan lokasi markas besar FPI dan kediaman Rizieq.

Namun, dalam video itu tidak terlihat proses penurunan baliho dan hanya memperlihatkan kericuhan orang-orang sampai menutup badan jalan.

Baca Juga:Diperiksa 7 Jam Terkait Acara Rizieq, Ridwan Kamil: Saya Sehat

Menanggapi hal ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat Tamo Sijabat membenarkan adanya kericuhan itu.

Menurutnya penyebabnya adalah anggota TNI yang menurunkan baliho Rizieq di Petamburan.

"Itu kan TNI saya sudah lihat. Enggak ada rusuh, cuma mereka memang teriak-teriak ketika diturunin sama TNI," ujar Tamo saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (20/11/2020).

Menurutnya massa di lokasi itu memang menolak adanya penurunan baliho. Namun mereka akhirnya menerima dan tidak sampai melawan petugas TNI.

"Mereka memang teriak. Teriak 'woi jangan diambil,' begitu ya," jelasnya.

Baca Juga:TNI Copot Baliho Habib Rizieq di Markas Besar FPI, Massa Teriak-teriak

Kericuhan itu juga disebutnya berlangsung singkat. Setelah itu petugas TNI melanjutkan tugasnya dan massa pun bubar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak