alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tempat Tidur Pasien Covid-19 Hampir Penuh, Pemkot Lirik Stadion GBLA

Ari Syahril Ramadhan Senin, 30 November 2020 | 17:33 WIB

Tempat Tidur Pasien Covid-19 Hampir Penuh, Pemkot Lirik Stadion GBLA
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Stadion Arcamanik juga akan dikaji sebagai alternatif.

SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Bandung berupaya mencari alternatif tempat yang akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Selain rumah sakit dan hotel, stadion akan menjadi salah satu tempat yang akan dikaji.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mencari tempat yang dapat digunakan untuk isolasi pasien. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Stadion Arcamanik juga akan dikaji sebagai alternatif.

“Iya, kita sedang mencari, kira-kira mana saja tempat yang bisa kita pakai, GBLA dan Arcamanik nanti kita kaji terlebih dulu,” ungkap Oded di Bandung, Senin (30/11/2020).

Menurut Oded, hingga saat ini pihaknya bersama jajaran di Gugus Tugas kota Bandung terus berupaya mencari solusi penambahan tempat tidur di rumah sakit. Salah satunya Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA).

Baca Juga: Melonjak Tajam, Tower 4 Wisma Atlet Jadi Tempat Rawat Pasien Gejala Ringan

“Insyaallah di RSKIA juga kami sudah berkomunikasi, ada potensi di RSKIA di lantai atas, itu sedang disiapkan juga. Jadi kita sedang terus berjalan,” ungkapnya.

Sebelumnya Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Harian Gugus Tuga Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapka hingga saat ini keterisian tempat tidur sudah mencapai 90.37 persen.

Berada pada level cukup darurat, hal tersebut disebabkan tingginya pasien yang harus dirawat setiap harinya mencapai puluhan.

Tercatat dari 789 tempat tidur, saat ini terisi 713. Menurutnya Bandung sudah harus konsentrasi dan melakukan upaya penekanan yang maksimal.

“Lompatan hariannya sudah kategori puluhan. Ada 50 sampai 60 kasus, makanya ada percepatan, sehigga berpengaruh pada positivity rate juga tinggi,” ungkap Ema di Balai Kota Bandung, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga: Di Afrika, Malaria Lebih Banyak Sebabkan Kematian daripada Covid-19

“Kita dihadapkan juga pada tingkat tempat tidur yang saat ini sudah dihadapkan pada angka 90,37%. Dari 789 TT, sekarang terisi 713. Sisa 76 pun itu sudah waiting llist. Kita sudah masuk situasi cukup darurat bahwa Bandung sudah harus konsentrasi, upaya harus maksimal lagi,” imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait