Sebut FPI Organisasi Preman, Pria Ini Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq

"Demi Allah saya siap membabat lehernya kalau sampai berulah terlalu jauh apalagi mengacaukan NKRI," jelasnya.

Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 03 Desember 2020 | 09:23 WIB
Sebut FPI Organisasi Preman, Pria Ini Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq
Pria yang akan penggal kepala Rizieq Shihab. (YouTube/HENDRI OFFICIAL)

SuaraJabar.id - Seorang pria mengancam akan memenggal kepala Habib Rizieq Shihab. Ancaman itu ia lontarkan lantaran kesal dengan ulah Habib Rizieq yang ia nilai telah menimbulkan banyak kekacauan usai pulang dari Arab Saudi.

Baru tiba di Indonesia, Habib Rizieq sudah mengundang kerumunan massa sampai melanggar protokol kesehatan. 

Karena itulah, seseorang dalam akun Youtube mengancam pegal kepala Habib Rizieq. Dalam sebuah video berdurasi 3 menitan itu, diunggah oleh channel youtube Hendri Official pada Rabu (2/12/2020).

Diduga pria asal pekalongan Jawa Tengah yang tidak menyebutkan identitas namanya menyebut FPI sebagai organisasi preman.

Baca Juga:Polisi Imbau Simpatisan Habib Rizieq Tak Berkerumun di Petamburan

"Selamat pagi untuk warga Pekalongan dan sekitarnya, selamat pagi untuk warga Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan," katanya.

"Akhir-akhir ini kita melihat ada organisasi yang bergaya preman. Bergaya jagoan. Bahkan bak seorang juara yang tidak ada tandingannya, kita semua paham siapa mereka FPI," tambahnya.

Ia mengutarakan sebagai umat muslim dan warga negara Indonesia tidak gentar sedikitpun kepada FPI dan kroni-kroninya. Jika FPI mengacaukan NKRI dirinya siap bertindak untuk penggal leher Habib Rizieq,

"Demi Allah saya siap membabat lehernya kalau sampai berulah terlalu jauh apalagi mengacaukan NKRI," jelasnya.

Selain itu, ia mengisahkan pengalamannya tak kala berurusan dengan anak petinggi FPI yang melanggar lalu lintas di Pos Monumen Pekalongan kota. Karena merasa tak terima ditilang, anak petinggi FPI itu mendatangkan massa 50 orang untuk menggeruduk pos polisi itu.

Baca Juga:Rizieq Shihab Ajak Hijrah ke Negara Tauhid, KSP: Pancasila Sudah Cukup

"Kurang lebih sembilan orang tak pukulin, tergeletak satu. Sampai sekarang pun saya masih benci sama FPI karena gayanya radikal dan preman," ujarnya,

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak