- Petugas gabungan mengevakuasi pria berinisial H di Sukabumi pada Kamis sore setelah meresahkan warga.
- Pelaku yang diduga mengalami kambuhnya gangguan jiwa sempat membakar dua motor dan merusak genting rumah warga.
- Pemerintah Desa Sekarwangi membawa H kembali ke RS Bunut untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
SuaraJabar.id - Petugas gabungan berhasil mengevakuasi H (28), pria terduga ODGJ yang meresahkan warga Kampung Babakan Sari, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/8/2026) sore pukul 15.30 WIB.
Sebelum dievakuasi, H dilaporkan mengamuk sejak Selasa (11/8/2026). Selain membakar dua unit sepeda motor, aksi H juga sempat mengancam keselamatan lingkungan sekitar karena nyaris membakar rumah tinggalnya.
Staf Kecamatan Cibadak, Fredy, membenarkan insiden tersebut. "Sudah dua hari ini mengamuk, membakar dua sepeda motor," jelasnya, kepada Sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com.
Dua sepeda motor yang dibakar merupakan milik H pribadi. Selama ini, kendaraan tersebut ia gunakan untuk menunjang pekerjaannya sebagai buruh tebang dan penggesek kayu (ngadolkeun) di kebun. H sendiri diketahui memiliki seorang istri dan dua orang anak.
Baca Juga:Bertahun-tahun Bungkam, Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD-SMA di Sukabumi Terbongkar
"Dia punya anak istri, anaknya dua. Motornya buat kerja bawa dolkeun, tukang ngadolkeun," ujar Fredy.
Selain merusak kendaraannya, H juga sempat berniat membakar rumah tinggalnya, bahkan tirai dan kasur pun sempat mau dibakarnya. Beruntung, warga bergerak cepat menggagalkan aksi tersebut sebelum api melalap bangunan.
"Rumahnya pun sempat akan dibakar, berhasil dicegah, rumah di acak acak, tirai dibakar dan kasur juga mau di bakar," ujarnya.
Berdasarkan informasi, H membakar kedua sepeda motornya dan sempat berupaya membakar rumahnya sendiri pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat kejadian, H berada di rumah bersama istri dan kedua anaknya. Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kedua anak H kemudian diungsikan ke rumah kakeknya yang berada tidak jauh dari lokasi.
Baca Juga:Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
Setelah kondisinya sempat mereda sejak kejadian tadi malam, keresahan warga kembali meningkat pada Kamis (13/8/2026) siang. H nekat memanjat atap rumah salah seorang warga.
Dari atas rumah, ia berteriak-teriak hingga merusak bagian atap dan menyebabkan sejumlah genting rumah tersebut rusak.
Proses evakuasi pun berlangsung cukup dramatis. Petugas gabungan sempat membujuk H hingga ia mau turun dari atap dan akhirnya berhasil.
Namun, sesampainya di bawah, H justru kabur dan bersembunyi di sebuah rumah kosong sebelum dilakukan pengejaran oleh warga dan petugas hingga H diamankan.
Aksi penanganan ini melibatkan tim gabungan dari Satpol PP, P2BK Cibadak, Damkar, Puskesmas Sekarwangi, unsur Pemerintah Desa, serta dibantu warga sekitar. BeritaCibadak Sukabumi
Fredy menambahkan, H sebenarnya memiliki riwayat medis dan pernah menjalani pengobatan di RSUD Syamsudin SH (RS Bunut) pada tahun 2024 lalu. Namun kondisi saat ini kembali kambuh.