Jelang Libur Panjang, Begini Cara DKI Antisipasi Lonjakan Covid-19

Riza menyebut masa libur panjang adalah momentum yang perlu dikhawatirkan di tengah pandemi.

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih
Selasa, 15 Desember 2020 | 21:17 WIB
Jelang Libur Panjang, Begini Cara DKI Antisipasi Lonjakan Covid-19
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Suara.com/Fakhri)

SuaraJabar.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya sudah memiliki cara untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat libur panjang. Ia juga menyebut rencana ini sudah dibicarakan dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Riza menyebut masa libur panjang adalah momentum yang perlu dikhawatirkan di tengah pandemi. Terlebih lagi kejadian lonjakan kasus corona sudah pernah terjadi dua kali ketika masyarakat banyak yang pergi liburan.

"Pemprov DKI Jakarta sudah rapat internal dipimpin Pak Gubernur dengan Forkompindo, dengan pemerintah pusat termasuk pak Luhut," kata Riza di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Pemprov DKI sudah membuat sejumlah regulasi untuk mengurangi kerumunan dengan melarang acara perayaan tahun baru. Hal ini, lanjut Riza, juga didukung dengan adanya pemotongan masa libur dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga:Negatif Corona Wagub DKI Bekerja di Balai Kota, Bagaimana Kondisi Anies?

"Intinya di masa libur panjang, kami berterima kasih pada pemerintah pusat yang telah mengambil kebijakan memperpendek libur panjang," ujarnya.

Selain dengan Pemerintah Pusat, jajaran Kepolisian, TNI dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda lainnya disebut akan mengupayakan agar aturan tersebut diterapkan masyarakat. Warga ibu kota diharapkannya tetap berada di rumah saat pergantian tahun.

"Kami juga sudah koordinasi dengan pemerintah daerah sekitar Jakarta untuk antisipasi hal ini. Kemudian, tempat-tempat hiburan juga kita batasi sebagaimana ketentuan PSBB masa transisi," tuturnya.

Selain itu, kegiatan keagamaan pada natal nanti juga dimintanya untuk dibatasi. Ada sejumlah protokol kesehatan yang harus diterapkan seperti mengurangi jumlah jemaat dalam gereja.

"Kami terima kasih kepada pimpinan agama Kristen dan Katolik yang terus berkoordinasi dan menyambut baik perayaan natal 2020 dengan membatasi jumlah yang hadir," pungkasnya.

Baca Juga:Wagub DKI Kembali Bekerja di Balai Kota, Begini Kondisi Anies

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak