facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tuntut Pembebasan Habib Rizieq, Massa dengan Tangan Terikat Geruduk Polres

Ari Syahril Ramadhan Jum'at, 18 Desember 2020 | 14:49 WIB

Tuntut Pembebasan Habib Rizieq, Massa dengan Tangan Terikat Geruduk Polres
Tangan terikat aksi simbolis peserta aksi bela HRS di Kota Sukabumi, Jumat (18/12/2020). [Sukabumiupdate.com/CRP11]

"Usut kasus kematian laskar FPI, bebaskan HRS tanpa syarat, stop kriminalisasi ulama dan stok diskriminasi hukum," teriak orator membacakan tuntutan aksi.

SuaraJabar.id - Markas Polres Sukabumi Kota didatangi massa Barisan Muslim Sukabumi Raya yang menuntut agar polisi segera membebaskan Habib Rizieq Shihab. Mereka datang ke Mapolres dengan kondisi tangan terikat.

Selain menuntut pembebasan Habib Rizieq, massa juga menuntut kasus penembakan enam laskar Front pembela Islam (FPI) diusut hingga tuntas.

Aksi ini sendiri digelar usai Salat Jumat (18/12/2020). Massa memadati jalan raya Perintis Kemerdekaan, tepat di depan Polres Sukabumi Kota. Massa membentangkan spanduk panjang bertulisakan "Kami bersama IBHRS". Dicantumkan juga empat tuntutan aksi gabungan sejumlah elemen organisasi massa dari Kota dan Kabupaten Sukabumi ini.

"Usut kasus kematian laskar FPI, bebaskan HRS tanpa syarat, stop kriminalisasi ulama dan stok diskriminasi hukum," teriak orator membacakan tuntutan aksi.

Baca Juga: Terciduk Tak Pake Masker, Petugas Kaget saat Periksa KTP Mbak Astri

Aksi ini dilengkapi mobil komando yang menjadi panggung orator yang diparkir di depan gerbang kedua Polres Sukabumi Kota. Sementara massa aksi memenuhi jalan raya Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi.

Dalam aksinya, massa kompak mengangkat tangan yang terikat tali plastik warna hitam. Menurut salah seorang kordinator aksi, Budi Lesmana itu merupakan simbol bahwa muslim Sukabumi Raya siap menggantikan posisi HRS di dalam tahanan sekaligus simbol diskriminasi hukum dan kriminalisasi ulama.

Aksi ini direncanakan akan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Massa aksi juga terus menerus diingatkan untuk tidak melepas masker dan berupaya menjaga jarak antara satu dan lainnya.

Sementara, petugas kepolisian dan TNI terlihat berjaga di sekitar lokasi aksi. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni di depan massa aksi dengan menaiki mobil komando, berjanji akan menyampaikan empat tuntutan ini kepada Polri.

Baca Juga: Belum Pulang hingga Malam, Kakek di Sukabumi Tertimbun Longsor di Sawah

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait